JAKARTA - Lampu menjadi komponen penting kendaraan roda dua yang wajib diperhatikan dikarenakan membantu visibilitas pengguna saat malam hari.
Terkadang, ada masalah yang muncul pada komponen tersebut. Misalnya tiba-tiba mati atau redup yang banyak mengira hal itu karena aki motor sudah tak layak lagi. Tidak sedikit juga yang mengambil kesimpulan hal ini disebabkan karena aki. Padahal, sistem kelistrikan motor terdiri dari banyak komponen yang saling terhubung.
Posisi lampu yang tiba-tiba mati atau bahkan redup, cukup bisa membuat bahaya pengendaranya apalagi pada kondisi saat berkendara malam hari atau hujan lebat turun, pencahayaan jadi kurang optimasi sehingga bisa mengganggu visibilitas.
“Masalah lampu yang mati itu tidak melulu karena aki lemah. Ada banyak komponen lain yang harus dicek lebih dulu. Pemeriksaan menyeluruh bisa mencegah salah ganti dan membuat perawatan motor lebih efisien,” kata Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati Wahyu Budhi, dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa, 28 Oktober.
Lebih lanjut menambahkan, pengendara sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kondisi sistem kelistrikan motor, tidak hanya saat ada masalah.
“Pemeriksaan berkala sangat dianjurkan, karena kelistrikan adalah bagian penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara,” imbuh Wahyu.
BACA JUGA:
Terdapat beberapa penyebab masalah pada aki. Lantas apa saja?
Kiprok Bermasalah
Kiprok atau regulator rectifier berfungsi mengubah arus AC dari spul menjadi arus DC untuk mengisi aki dan menyalurkan listrik ke komponen seperti lampu. Jika rusak, arus listrik jadi tidak stabil atau bahkan tidak mengalir sama sekali ke lampu.
Spul Rusak
Spul bertugas menghasilkan arus listrik saat mesin berputar. Jika daya yang dihasilkan tidak mencukupi, maka kiprok tidak bisa bekerja optimal dan aliran listrik ke lampu jadi terganggu.
Kabel Bermasalah
Kabel kelistrikan yang longgar, terkelupas, atau korslet bisa menghambat aliran listrik ke lampu. Begitu juga saklar lampu yang sudah aus atau rusak akan membuat lampu tidak bisa menyala meski komponen lain berfungsi baik.
Bohlam Usang
Seiring waktu, bohlam bisa mengalami penurunan performa bahkan mati total. Filamen di dalam bohlam bisa putus tanpa disadari, terutama setelah pemakaian yang cukup lama.