Bagikan:

JAKARTA – Submerek Great Wall Motor (GWM), yakni Ora, memperkenalkan pembaruan penting untuk crossover andalannya, Ora 5, dalam ajang Pameran Otomotif Beijing 2026. Jika sebelumnya hanya tersedia sebagai kendaraan listrik murni, kini model tersebut hadir dengan pilihan baru berupa hybrid (HEV) dan mesin pembakaran internal turbo.

Melansir Carnewschina, Selasa, 28 April, ini membuat Ora 5 menjadi salah satu model paling terjangkau dalam portofolio GWM, dengan banderol mulai 69.800 hingga 89.800 yuan. Secara desain, Ora 5 tidak mengalami perubahan signifikan baik di bagian eksterior maupun interior.

Ciri khas desain yang cenderung “imut” tetap dipertahankan, sehingga tampilannya masih selaras dengan model lain seperti Good Cat atau Funky Cat yang sudah lebih dulu dikenal. Untuk varian bermesin bensin, Ora 5 dibekali mesin 1,5 liter turbo empat silinder dengan teknologi variable geometry turbo (VGT).

Mesin ini menghasilkan tenaga 135 kW dan disalurkan ke roda depan melalui transmisi dual-clutch 7 percepatan. Kecepatan puncaknya diklaim mencapai 190 km/jam, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 8,9 detik dan konsumsi bahan bakar 6,4 liter per 100 km berdasarkan standar WLTC.

Sementara itu, versi hybrid mengombinasikan mesin 1,5 liter dengan tenaga lebih rendah, yakni 115 kW, serta motor listrik 140 kW di bagian depan. Keduanya bekerja melalui sistem transmisi hybrid dua percepatan (DHT) dengan total output mencapai 166 kW. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim lebih cepat, yakni 7,7 detik, dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien di angka 4,5 liter per 100 km.

Sebagai HEV, Ora 5 tidak dilengkapi port pengisian daya eksternal. Mobil ini menggunakan baterai lithium NMC dari Svolt, meski kapasitas pastinya belum diungkap. Kehadiran model ini cukup penting karena menjadi HEV pertama yang diproduksi GWM, di tengah portofolio merek lain seperti Tank dan Wey yang selama ini fokus pada EV dan PHEV.

Selain itu, Ora 5 juga menjadi model pertama yang dibekali sistem bantuan berkendara Coffee Pilot 3 OS dengan kemampuan navigasi otomatis (NOA). GWM mengklaim kendaraan ini mampu bernavigasi hingga 3 km di area parkir bertingkat.

Bahkan, Ora 5 disebut-sebut sebagai mobil dengan fitur LiDAR termurah di pasar China, meski fitur tersebut tersedia sebagai opsi tambahan. Dari sisi dimensi, Ora 5 memiliki panjang 4.471 mm, lebar 1.833 mm, tinggi 1.641 mm, serta jarak sumbu roda 2.720 mm.

Bobotnya berkisar antara 1.440 hingga 1.665 kg, tergantung varian. Suspensi depan menggunakan McPherson, sementara bagian belakang mengandalkan multi-link. Kehadiran varian baru ini juga menjadi strategi GWM dalam menjawab kondisi pasar kendaraan listrik yang mulai melambat, baik di dalam maupun luar China.

Produsen otomotif kini mencoba menarik konsumen yang masih ragu terhadap EV dengan menawarkan solusi tengah berupa hybrid, yang dianggap lebih fleksibel. Langkah ini menempatkan GWM dalam persaingan langsung dengan pabrikan lain, termasuk merek global seperti Honda dan Toyota, yang telah lebih dulu sukses di segmen hybrid.