JAKARTA – Tak hanya mobil listrik murni yang tengah naik daun di China, tapi juga teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang kini kian diminati. Banyak pabrikan otomotif berlomba menghadirkan model berteknologi ganda ini, termasuk Xpeng, yang semakin agresif memperluas lini produknya.
Mengutip laman CarNewsChina, Jumat, 10 Oktober, Xpeng baru saja mengajukan dua varian EREV terbaru untuk mendapatkan persetujuan penjualan resmi di negeri tirai bambu. Kedua model tersebut merupakan versi jarak jauh dari SUV G6 dan sedan P7+, melengkapi deretan model EREV Xpeng yang sebelumnya sudah mencakup MPV X9 dan SUV G7.
Langkah ini terungkap melalui daftar model kendaraan baru yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) untuk menerima komentar publik. Pencantuman dalam katalog ini menjadi tahap akhir sebelum sebuah kendaraan resmi disetujui untuk dipasarkan di China. Menariknya, G6 EREV dan P7+ EREV masing-masing sudah memiliki halaman khusus dengan kode produk NHQ6481SHEVFA dan NHQ7150SHEVKA.
BACA JUGA:
Secara dimensi, G6 EREV memiliki panjang 4.771 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.650 mm, dengan jarak sumbu roda 2.890 mm. Ukurannya sedikit lebih panjang dari versi listrik murni (BEV) G6, yang panjangnya 4.758 mm. Model ini menggunakan mesin bensin 1.5L buatan Harbin Dongan Auto Engine sebagai generator untuk memperluas jangkauan, dengan tenaga maksimal 110 kW — sama seperti yang digunakan pada X9 EREV dan G7 EREV. Daya listriknya disimpan dalam baterai lithium besi fosfat (LFP) buatan Eve Energy.
Sementara itu, P7+ EREV tampil lebih besar dan elegan, dengan dimensi panjang 5.071 mm, lebar 1.937 mm, tinggi 1.512 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm. Sedan ini juga mengandalkan kombinasi mesin range-extender dan baterai yang sama seperti G6 EREV, menjanjikan performa efisien sekaligus daya jelajah yang lebih fleksibel.
Dengan strategi ini, Xpeng semakin memperkuat posisinya di segmen kendaraan elektrifikasi hybrid jarak jauh, sekaligus menunjukkan bahwa masa depan mobil listrik tak melulu bergantung pada baterai murni, tapi juga pada solusi cerdas yang memadukan efisiensi dan kenyamanan.