JAKARTA - Genesis secara resmi menghentikan penjualan sedan listrik mewah andalannya, Electrified G80, di pasar Amerika Utara.
Keputusan ini diambil setelah model tersebut mencatat penjualan yang sangat rendah, menjadikannya model Genesis dengan performa terburuk selama dua tahun terakhir.
Juru bicara Genesis mengonfirmasi kepada Car and Driver, dikutip Kamis, 7 Agustus, bahwa model tahun 2024 adalah yang terakhir untuk Electrified G80.
"Pelanggan adalah inti dari setiap keputusan yang kami buat, dan kami tetap fleksibel saat beradaptasi dengan kebutuhan konsumen dan kondisi pasar yang terus berubah," ujar juru bicara tersebut.

Padahal, pada musim panas lalu Genesis baru saja meluncurkan Electrified G80 versi penyegaran untuk model tahun 2026, yang menampilkan desain lebih elegan, jarak sumbu roda 5,1 inci lebih panjang, dan layar OLED 27 inci yang menggabungkan klaster instrumen dan sistem hiburan. Namun, pembaruan ini dipastikan tidak akan sampai ke tangan konsumen di Amerika Serikat.
BACA JUGA:
Penjualan Electrified G80 juga menunjukkan penurunan tajam sejak diluncurkan pada tahun 2023. Meskipun berhasil menjual 1.329 unit di tahun pertamanya, angka ini anjlok drastis menjadi 397 unit pada tahun 2024. Lebih parah lagi, hanya 77 unit yang terjual selama paruh pertama tahun 2025, menjadikannya model dengan penjualan terendah dari Genesis.
Salah satu faktor lain yang mungkin memengaruhi keputusan ini adalah potensi kenaikan tarif impor. Sama seperti G80 bermesin bensin, versi listriknya juga dirakit di Korea Selatan. Meskipun kesepakatan dagang baru membatasi tarif impor mobil buatan Korea di AS sebesar 15 persen, angka tersebut tetap menambah biaya bagi Genesis, terutama untuk model yang penjualannya lambat seperti Electrified G80.
Saat ini, Electrified G80 sudah tidak lagi muncul di situs web resmi Genesis di Amerika Serikat, menandai akhir dari era sedan listrik mewah tersebut di pasar yang sangat kompetitif.