Bagikan:

YOGYAKARTA – Modus segitiga penipuan mobil kini marak mengincar masyarakat yang ingin jual atau beli kendaraan second. Modus tersebut tidak hanya merugikan pembeli, pihak penjual pun ikut merasa dirugikan. Agar terhindar dari modus segitiga jual beli mobil, simak inforasi terkait modus penipuan tersebut.

Mengenal Modus Segitiga Penipuan Mobil

Modus skema segitiga jual mobil adalah penipuan yang dilakukan oleh oknum tertentu untuk mengecoh calon pembeli sekaligus penjual. Dalam menjalankan aksinya, oknum penipu akan melibatkan tiga belah pihak yaitu penjual asli, calon pembeli, serta penipu yang pura-pura menjadi pembeli sekaligus penjual.

Dalam melancarkan aksinya, penipu akan pura-pura menawarkan mobil bekas yang harganya murah di bawah pasaran normal. Penawaran sendiri paling sering dilakukan secara online terutama lewat media sosial seperti Facebook. Pasalnya ada banyak korban tertipu harga beli mobil lewat Facebook. Harga murah dimaksudkan untuk menarik perhatian calon pembeli yang akan jadi korban.

Cara Kerja Skema Penipuan Segitiga

Dilansir dari situs tribratanews.gorontalo.polri.go.id, pelaku penipuan adalah mempengaruhi korban, salah satunya adalah meyakinkan bahwa si penipu yang menyamar jadi penjual mobil mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menjumpai korban (calon pembeli). Sebagai gantinya, penipu akan meyakinkan bahwa akan ada wakil yang hadir dalam proses jual beli tersebut.

Wakil yang menjumpai korban saat survei biasanya diklaim sebagai keluarga, teman, kerabat, atau orang terdekat pelaku penipuan. Korban yang percaya pun tidak akan menaruh curiga. Saat pembeli dan penjual asli saling bertemu, penipu yang menyamar sebagai pembeli dan penjual mobil akan meminta pembeli mobil asli mentransfer uang ke rekeningnya. Uang tersebut dimaksudkan sebagai DP atau pelunasan. Jika korban percaya, maka uang yang ditransfer akan hilang dibawa lari.

Tips Menghindari Modus Skema Segitiga Jual beli Mobil

Agar tak menjadi korban skema penipuan segitiga, pembeli maupun penjual bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.

  1. Jual atau beli lewat jalur yang jelas seperti di showroom atau dijual ke kerabat atau kenalan
  2. Pembeli wajib curiga jika harga kendaraan di bawah pasaran
  3. Verifikasi keaslian identitas penjual atau pembeli, serta barang yang diperjualbelikan
  4. Jangan tergiur dengan janji manis pembeli atau penjual
  5. Gunakan google lens untuk memastikan bahwa gambar yang ditampilkan di iklan bukan duplikat konten orang lain
  6. Minta bertemu dengan pembeli atau penjual secara langsung, hindari adanya perwakilan atau semacamnya
  7. Periksa surat-suratnya, lebih aman jika nama pemilik kendaraan sama dengan nama penjual
  8. Gunakan jasa inspektor mobil yang terpercaya.

Itulah beberapa informasi terkait modus segitiga penipuan mobil. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.