Bagikan:

JAKARTA - Pasar otomotif Eropa kembali kedatangan salah satu model listrik dengan harga terjangkau, kali ini dari BYD bernama Dolphin Surf yang akan mulai dijual di Inggris pada akhir tahun ini.

Model yang dinamakan sebagai Seagull di pasar China ini diklaim memiliki sejumlah teknologi canggih yang cocok ditawarkan di pasar Eropa maupun Inggris termasuk sistem keselamatan tambahan.

Melansir dari Autocar, Kamis, 20 Mei, hatchback kecil ini diperkirakan akan dijual tidak kurang dari 15.000 poundsterling (Rp322,2 juta) namun lebih rendah 20.000 poundsterling (Rp429,6 juta), sehingga akan menyaingi sejumlah model seperti Fiat Grande Panda, Citroen e-C3, dan Dacia Spring.

Meskipun akan dibanderol dengan harga terjangkau, pabrikan mengklaim model ini bukanlah yang paling termurah namun akan menjadi kendaraan yang layak untuk dibeli pelanggan di Eropa.

Spesifikasi di pasar Inggris belum diungkap, namun diperkirakan BYD akan memakai konfigurasi seperti pasar China.

Sebagai gambaran, model tersebut ditawarkan dengan dua pilihan baterai berbeda yakni 30 kWh dengan jarak tempuh mencapai 190 mil atau setara 305 km dan 38 kWh dengan 252 mil atau sekitar 405 km menurut siklus CLTC.

Sementara itu, BYD Dolphin Surf tersedia dalam dua pilihan motor listrik dengan tenaga 74 hp dan 100 hp untuk pasar Inggris.

Sebelum kehadiran Dolphin Surf, pabrikan dari China ini akan segera meluncurkan Sealion 7 sebagai model ketujuh dalam jajaran BYD di Inggris atau termasuk mobil listrik keenam yang ditawarkan di negara tersebut.

Demi mendukung penjualan dari Dolphin Surf, BYD akan menambah jumlah dealer dari 62 menjadi 120 layanan pada akhir tahun ini. Perusahaan memiliki target jangka panjang sekitar 150 hingga 170 dealer yang akan tersedia di seluruh penjuru Inggris.