Green Day Rilis Album <i>American Idiot</i> dalam Sejarah Hari Ini, 21 September 2004
Green Day (Sumber: Wikimedia Commons)

Bagikan:

JAKARTA - Pada 21 September 2004, band punk rock asal Amerika Serikat (AS), Greend Day, merilis album American Idiot. Album studio Green Day yang ketujuh ini diproduseri oleh Rob Cavallo bekerja sama dengan Green Day. Sesi rekaman untuk American Idiot dilakukan di Studio 880, di Oakland dan Ocean Way Recording di Hollywood antara 2003 dan 2004.

American Idiot memiliki title track yang berjudul sama. Video musik untuk American Idiot sendiri telah rilis sebulan sebelumnya yaitu pada Agustus 2004. Single ini dianggap bermuatan politis dan tertanam kuat di setiap daftar lagu dalam banyak aksi protes penting.

Lagu American Idiot ditulis saat AS berada di bawah kepemimpinan George W. Bush. Bush saat itu tengah memimpin AS ke dalam Perang Irak setelah serangan teroris 9/11.

Sang vokalis, Billie Joe Armstrong, diyakini tidak menyukai berita TV yang meliput perang. Saat itu banyak berita di TV yang memperlihatkan peperangan seperti tank perang dan baku tembak yang pasti terjadi saat perang.

Cover album American Idiot (Sumber: Wikimedia Commons)

Di balik American Idiot

Banyak yang beranggapan bahwa lagu ini juga berbicara tentang sebuah negara yang dikendalikan oleh media baru yang bias dan bagaimana Green Day bukan bagian dari "Agenda Redneck." Redneck sendiri adalah stereotip kelas sosial pekerja kulit putih yang rasis kepada kaum kulit berwarna.

Redneck juga sebutan terhadap orang-orang yang sangat konservatif secara politik, berpandangan sempit, serta intoleran. American Idiot memang dirilis saat kampanye Pilpres AS, di mana George W. Bush terpilih untuk periode kedua.

Meskipun demikian, Armstrong mengatakan lagu tersebut bukan hanya Bush. Ia mengatakan "Saya tidak akan pernah menganggap American Idiot tentang pemerintahan Bush secara khusus. Ini tentang kebingungan di mana kita berada sekarang," kata Armstrong, dikutip dari Radio X.

"Dunia dalam keadaan bingung," kata basist Green Day, Mike Dirnt. "Saya kesal, dan saya marah, dan saya merasa saya tidak sepenuhnya terwakili."

Dengan Green Day sendiri mengungkapkan lagu itu ditulis karena marah karena tidak diwakili oleh para pemimpin dunia. Tidak sulit melihat mengapa American Idiot terus menjadi sebuah lagu yang relevan terhadap keadaan dunia.

Pada 2016, Billie Joe Armstrong kembali menunjukkan marahnya dengan situasi politik di AS dan sangat vokal tentang terpilihnya Donald Trump ke Gedung Putih. "Semua teman dan keluarga saya ketakutan karena mereka baru saja memilih seorang fasis ke Gedung Putih untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika," kata Armstrong.

Tank milik AS di Baghdad, Irak (Sumber: Wikimedia Commons)

Melansir Billboard, saat tampil di iHeartRadio Music Festival di Las Vegas pada September 2019, Green Day menunjukkan ketidaksukaan terhadap Trump dengan menyanyikan American Idiot. Kali ini, Green Day mengganti lirik American Idiot "I'm not a part of a redneck agenda" menjadi 'I'm not a part of a MAGA agenda." MAGA adalah singkatan dari Make America Great Again yang merupakan motto dari Donald Trump.

Armstrong adalah salah satu musisi anti-Trump terbesar di komunitas rock dan metal. Bereaksi terhadap pemerintahan Donald Trump di beberapa bidang, termasuk COVID-19, Billie Joe Armstrong telah memimpin pengikutnya untuk memilih Partai Demokrat dalam Pilpres AS 2020.

Lagu lainnya yang bersifat kritik dalam album American Idiot adalah Holiday. Holiday memiliki bahasa yang lebih kasar yang membidik konservatisme AS. Armstrong merasa bahwa politisi Partai Republik "strategis" dalam mengasingkan satu kelompok orang —misalnya, komunitas gay— untuk membeli suara kelompok lain. Armstrong kemudian memberikan umpatan yang blak-blakan kepada Presiden George W. Bush.

Pada 2005, American Idiot memenangkan Grammy Award untuk Best Rock Album dan dinominasikan dalam enam kategori lainnya termasuk Album of the Year. Album ini membantu Green Day memenangkan tujuh dari delapan penghargaan yang dinominasikannya di MTV Video Music Awards 2005, di antaranya video musik 'Boulevard of Broken Dreams.'

American Idiot juga menyabet penghargaan Favorite Pop/Rock Album di American Music Award. Pada 2006, American Idot mendapati penghargaan Brit Award for International Album. American Idiot menjadi album multi-platinum dan menandai kemenangan Green Day yang tak terduga. Hingga saat ini pun American Idiot menjadi album Green Day terbaik yang pernah ada.

*Baca Informasi lain soal SEJARAH HARI INI atau baca tulisan menarik lain dari Putri Ainur Islam.

 

SEJARAH HARI INI Lainnya