JAKARTA - Memori hari ini, enam tahun yang lalu, 23 Oktober 2019, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menitip pesan kepada jajaran menteri yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia berpesan jadi bikin malu diri sendiri dan keluarga.
Sebelumnya, kemenangan Jokowi periode dua bak kemenangan PDIP juga. Kondisi itu karena Jokowi adalah kader partai. Jokowi pun banyak memberikan kursi menteri ke PDIP. Bahkan, nama menterinya harus dapat restu Megawati.
Jejak Jokowi sebagai politikus tak pernah lepas dari kiprahnya sebagai kader PDIP. Jokowi bersama PDIP mampu menaklukkan banyak konstetasi politik. Jokowi mampu bertengger sebagai Wali Kota Solo era 2005-2012.
Ia juga mampu jadi Gubernur DKI Jakarta era 2012-2014. Perjalanan Jokowi bersama PDIP terus berlanjut. Puncaknya, Megawati memberikan kesempatan kepada Jokowi sebagai capres yang berlaga pada Pilpres 2014.
Kesempatan itu dimanfaatkan maksimal oleh Jokowi. Ia mampu meyakini segenap rakyat Indonesia untuk memilihnya. Narasi itu membuat Jokowi jadi Presiden Indonesia yang baru sedari 2014. Kemenangan Jokowi disambut dengan suka cita oleh Megawati dan PDIP.
BACA JUGA:
Megawati kerap memuji Jokowi sebagai kader partai yang baik. Jokowi dianggapnya mampu mengakomodasikan kepentingan partai di berbagai macam kesempatan. Andil itu kemudian membuat PDIP tak perlu berpikir lama untuk mendukung Jokowi berlaga pada Pilpres 2019.
Megawati yakin jejak kepemimpinan Jokowi periode pertama banyak mengundang pujian. Apalagi, popularitas Jokowi dianggap terus meningkat. Megawati kembali meyakini Jokowi akan mampu mengalahkan lawannya, Prabowo Subianto.
Hasilnya Jokowi memang unggul. Jokowi kembali jadi presiden terpilih. Posisi itu membuat Megawati dan PDIP senang bukan main. Megawati pun memastikan bahwa jatah menteri untuk partainya harus banyak. Ia dengan tegas menolak jika hanya diberikan satu atau dua kursi saja.
"Kalau nanti Pak Jokowi mesti ada (menteri dari PDIP), mesti banyak. Orang kita pemenang dua kali. Saksikan ya. Nanti saya kasih cuma empat ya? eeeeeh emoooh. Tidak mau. Tidak mau. Tidak mau. Iya dong. Orang nggak dapat saja minta. Hore!" ujar Megawati dalam pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali sebagaimana dikutip laman CNBC, 8 Agustus 2019.
Keinginan Megawati mencapai kenyataan. Kader PDIP banyak bertengger dalam jajaran menteri Jokowi yang dilantik di Istana Negara pada 23 Oktober 2019. Megawati pun tak lupa segera menitip pesan kepada seluruh menteri Jokowi.
Ia berpesan supaya menteri menjaga kewibawaan pemerintah. Menteri-menteri jangan bikin malu diri sendiri dan keluarga. Apalagi, dengan melakukan aktivitas tak terpuji seperti korupsi. Ia meminta supaya menteri-menteri yang ada harus berdedikasi penuh pada bangsa dan negara.
"Jangan permalukan nama diri sendiri dan keluarga yang melekat dalam diri seorang menteri. Sebab nama melekat dengan tanggung jawab. Menteri harus berdedikasi bagi bangsanya dan mereka bukanlah konsultan yang mendapat upah atas kerja profesionalnya," ungkap Megawati sebagaimana diterangkan Sekretaris Jendral PDIP, Hasto Kristiyanto sebagaimana dikutip kompas.com, 23 Oktober 2019.