TANGERANG SELATAN – Penampilan bagi seorang publik figur adalah aset utama, tak terkecuali bagi aktris Michelle Ziudith.
Bintang film ternama ini baru saja membagikan pengalaman pribadinya dalam menjalani perawatan gigi yang sempat memakan waktu lama namun tak kunjung memberikan hasil maksimal.
Michelle mengaku sempat menjalani perawatan behel transparan atau aligner di tempat lain selama tiga tahun. Meski sudah melewati berbagai tahapan, ia merasa susunan giginya belum mencapai ekspektasi yang diinginkan.
"Dulu aku sudah pernah (perawatan) dan beberapa kali refinement, tapi hasilnya belum benar-benar sesuai dengan yang aku harapkan," ujar Michelle Ziudith saat ditemui di kawasan Tangerang Selatan, Selasa, 28 April.
Perjalanan Michelle untuk mendapatkan senyum ideal akhirnya menemui titik terang setelah ia berpindah ke Dokgi Dental Clinic pada Mei 2025.
Hanya dalam kurun waktu satu tahun, perubahan signifikan mulai terlihat, terutama pada keseimbangan gigitan (bite) dan garis tengah gigi (midline) yang sebelumnya menjadi kendala utama.
Menurut Michelle, kunci keberhasilan perawatannya kali ini bukan hanya terletak pada alat yang digunakan, melainkan perencanaan yang matang dari sang dokter.
"Di sini rencana perawatannya dijelaskan sangat detail sejak awal, dan progresnya terasa signifikan mengikuti roadmap yang sudah direncanakan," lanjutnya.
Sementara itu, drg. Indriani Kusno, spesialis ortodonti yang menangani Michelle, menjelaskan bahwa teknologi medis yang canggih sekalipun tetap membutuhkan keahlian tangan dokter untuk memetakan pergerakan gigi secara akurat.
"Teknologi adalah alat yang sangat kuat, tetapi hasil akhirnya sangat ditentukan oleh perencanaan perawatan dari dokter. Dengan perencanaan yang matang, setiap pergerakan gigi dapat dirancang lebih terkontrol," jelas drg. Indriani.
Dalam prosesnya, Michelle juga merasakan manfaat dari penggunaan pemindai intraoral terbaru yang mampu memetakan kondisi gigi secara instan tanpa perlu cetakan konvensional.
BACA JUGA:
Hal ini membuatnya lebih memahami rencana perawatan secara visual sejak tahap awal.
Kini, Michelle Ziudith mengaku lebih percaya diri dengan hasil yang didapat. Ia pun memetik pelajaran penting bahwa dalam urusan kesehatan dan estetika, kombinasi antara teknologi mutakhir dan keahlian spesialis adalah hal yang tidak bisa ditawar.
"Aku jadi sadar bahwa teknologi memang penting, tapi yang paling menentukan adalah bagaimana dokter merancang perawatannya. Kombinasi keduanya bisa membuat perbedaan yang sangat besar," tutup Michelle.