Bagikan:

JAKARTA - Sekilas, nama Cindy Nirmala masih terbilang asing dengan beberapa filmnya, namun sebenarnya ia sudah berkarier di dunia hiburan sejak 10 tahun lalu. Tahun demi tahun berlalu, ia mulai membintangi sejumlah film yang menjadi fokus utamanya saat ini.

Film terbarunya adalah Sengkolo: Petaka Satu Suro yang disutradarai Deni Saputra. Film ini juga diperankan Aulia Sarah, Agla Artalidia, Sharon Jovian, Dimas Aditya, Diaz Ardiawan, Miqdad Addausy, dan masih banyak lainnya.

“Aku berperan sebagai Ratih. Ratih itu adalah adiknya Rahayu (yang diperankan oleh kak Aulia Sarah). Untuk secara karakter, jujur agak bingung kalau ditanya karakter karena Ratih di film Sengkolo ini terbagi menjadi dua. Ada transformasi dari Ratih yang masih remaja labil, dan Ratih yang sudah sedikit berubah menjadi lebih dewasa,” kata Cindy Nirmala di kantor VOI, beberapa waktu lalu.

Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)
Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)

Sengkolo bermakna kesialan yang bertubi-tubi dan hal itu menjadi fokus utama dalam film ini. Sebagai pemeran pendukung, aktris kelahiran 23 Januari itu menyebut film horor ini punya penceritaan yang lebih dramatis.

Sejak empat tahun terakhir, Cindy Nirmala memang banyak berakting dalam film genre horor. Menurutnya, selain menarik, genre itu juga paling banyak ditawarkan kepadanya.

Ceritanya dulu menurut aku. Aku suka banget pas dikasih naskahnya. Sengkolo itu kan artinya kesialan yang terus menerus atau bertubi-tubi. Dan itu kan ada alasannya. Dari film ini diceritakan bahwa ketika kita mengambil keputusan yang salah dalam arti kita mencoba "menantang" Tuhan, itu sudah pasti ada risikonya,” jelasnya.

Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)
Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)

“Horornya juga nggak cuma horor, jujur dramanya lebih berat daripada horornya buat aku. Ini aku bukan mau cocoklogi ya, tapi pada saat itu memang cuacanya lagi kurang bagus,” kata Cindy lagi.

Lebih lanjut, Cindy mengungkap bahwa adegan-adegan di film horor itu memberinya kesempatan untuk mengerahkan emosi yang ia miliki. Ia juga merasa layer dalam beradegan tentunya lebih variatif dibanding berperan sebagai manusia biasa.

Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)
Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)

“Menurut aku, memainkan peran di film horor, khususnya yang ada adegan kesurupan atau menjadi makhluk selain manusia itu peran yang paling sulit. Kita harus mengeksplorasi semuanya: emosi, perasaan, gestur muka, ekspresi, sampai bentuk badan. Layer-nya jauh lebih banyak,” ujar aktris 28 tahun tersebut.

“Serunya lagi, kita kadang dikasih kesempatan sama sutradara untuk "bikin" sendiri, misalnya gerakan yang aneh atau suara yang aneh. Karena kan nggak ada yang pernah lihat setan beneran, jadi kita pakai imajinasi sendiri. Itu yang bikin seru!” katanya.

Lebih dari 5 judul film horor yang diperankan, Cindy Nirmala punya pendapat sendiri mengenai film horor yang bagus. Film horor nyatanya juga sukses digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)
Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)

“Aku suka banget ketika film horor mengangkat mitos atau budaya lokal (local wisdom). Jadi penonton nggak cuma dapat jump scare, tapi juga dapat informasi atau pelajaran baru tentang mitos yang mungkin beneran ada di zaman dulu,” kata Cindy.

Di balik kegemarannya bermain horor, Cindy Nirmala memiliki hobi menyanyi dan menari. Hal itu ia tuangkan dalam berbagai unggahan di media sosial, dan sempat terwujud dalam film musikal yang ia perankan. Meski saat ini ia lebih banyak bermain film horor, namun ia tidak menampik keinginan untuk memamerkan kemampuannya dalam jangkauan yang luas.

Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)
Eksklusif Cindy Nirmala (Foto: Karisa Aurelia Tukan, DI: Raga/VOI)

“Ah, menyanyi dan menari! Pengen banget dapat film yang, terserah, mau musikal kayak La La Land atau A Star Is Born. Pokoknya yang porsi nyanyi dan narinya lebih banyak,” katanya, dengan antusias.

“Aku pernah nonton film horor musikal judulnya Sinners, tapi menurut aku itu agak lucu. Aku pengennya yang lebih serius. Atau mungkin horor kayak Midsommar tapi dibikin ada unsur nyanyian yang lebih serem, aku bakal suka banget,” kata Cindy Nirmala mengakhiri perbincangan siang itu.