Bagikan:

JAKARTA — Pangeran Harry tampil di Washington, D.C., beberapa pekan menjelang kunjungan Raja Charles ke Amerika Serikat. Mengutip laporan People, Kamis, 2 April, Adipati Sussex itu tampil dalam forum besar yang membahas privasi, kecerdasan buatan, dan keamanan daring.

Pada 31 Maret, Harry berbicara dalam konferensi International Association of Privacy Professionals (IAPP) dan mengikuti sesi percakapan utama di IAPP Global Summit. Di forum itu, ia menegaskan privasi bukan isu sampingan.

“Saya memandang privasi sebagai persoalan mendasar—sesuatu yang menopang kepercayaan, keamanan, dan stabilitas masyarakat kita,” kata Harry seperti dilansir dari People.

Ia juga menyinggung pengalaman pribadinya. Menurut Harry, hubungannya dengan isu privasi sudah dimulai sejak lahir. Selama tujuh tahun terakhir, ia terlibat gugatan hukum terhadap tiga organisasi media di Inggris atas dugaan pelanggaran privasi yang sistematis dan melawan hukum, termasuk upaya menutupinya. Ia menilai praktik semacam itu terlalu sering dianggap wajar.

Harry mengatakan langkah itu tidak memberinya keuntungan, bahkan membawa beban pribadi dan reputasi bagi dirinya, Meghan Markle, dan kedua anak mereka. Namun, menurut Pangeran Harry, persoalan ini bukan hanya tentang satu orang, melainkan tentang sistem yang memengaruhi kehidupan banyak orang. Ia juga meminta peserta forum berani menuntut tanggung jawab dan membangun aturan yang benar-benar melindungi privasi.

Isu keamanan daring dan tanggung jawab digital memang sudah menjadi salah satu fokus filantropi Harry dan Meghan sejak mundur dari peran kerajaan pada 2020. Pekan lalu, pasangan itu juga memuji putusan penting terhadap YouTube dan Meta.

Kemunculan Harry terjadi pada hari yang sama ketika Istana Buckingham mengumumkan Raja Charles dan Ratu Camilla akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 27-30 April. Kunjungan itu dilakukan atas undangan Presiden Donald Trump untuk menandai 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Gedung Putih menyebut agenda itu akan mencakup jamuan kenegaraan di Gedung Putih pada 28 April. Trump menyatakan ia dan Melania Trump menyambut kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai peristiwa bersejarah.

Meski Raja Charles akan datang ke negara tempat Harry kini tinggal bersama Meghan, Archie, dan Lilibet, pertemuan ayah dan anak itu tidak masuk agenda. Menurut sumber yang dikutip People, jadwal kunjungan kenegaraan sudah disusun sangat ketat, dan Harry memahami situasi tersebut.