Bagikan:

JAKARTA – Manusia boleh berencana, namun Tuhan tetap menjadi penentu segalanya. Itulah yang kini dirasakan oleh pedangdut kondang, Inul Daratista. Rencana sucinya untuk menunaikan ibadah umrah bersama suami, anak, ibu, serta enam orang lainnya terpaksa tertunda akibat situasi yang tidak kondusif di kawasan Timur Tengah.

"Ya harus ditunda, meskipun tiket hotel dan travel sudah dibayar. Padahal rencananya lusa aku berangkat ke Tanah Suci. Apa boleh buat, mungkin memang belum waktunya sekarang. Tunggu kondisi mereda, insya Allah nanti berangkat," ujar Inul saat dihubungi VOI pada Rabu, 18 Maret.

Inul Daratista diapit Ivan dan suaminya Adam Suseno. (Instagram @inul.d)
Inul Daratista diapit Ivan dan suaminya Adam Suseno. (Instagram @inul.d)

Kendala Maskapai dan Transit

Penundaan ini terjadi karena maskapai yang dipilih Inul tidak melayani penerbangan langsung dari Jakarta menuju Jeddah atau Madinah, melainkan harus transit di salah satu kota besar di Timur Tengah. Sayangnya, bandara di kota transit tersebut ditutup sementara karena situasi keamanan yang tidak memungkinkan.

Inul mengaku pasrah menghadapi kondisi ini. Ia memilih untuk membatalkan jadwal sekarang demi keamanan keluarga.

"Tiket bisa refund dan saya minta semua uang yang sudah disetor dikembalikan. Alhamdulillah sudah diterima. Tapi untuk hotel memang tidak bisa dibatalkan, ya sudah apa boleh buat," ungkapnya. Sebagai gantinya, Inul menjadwalkan ulang keberangkatannya pada November mendatang dengan maskapai yang memiliki jalur penerbangan langsung dari Jakarta ke Arab Saudi.

Kado Ulang Tahun Ke-17 Sang Anak

Sebenarnya, keinginan untuk umrah kali ini datang dari anak semata wayangnya, Yusuf Ivander Damares, yang sebentar lagi akan menginjak usia 17 tahun.

"Ivan bilang tidak perlu dirayakan ulang tahunnya yang ke-17. Dia cuma minta umrah bersama keluarga. Yo wis, kita rencanakan berangkat. Eh, ternyata ada 'goro-goro' (kekacauan) di sana, keberangkatan pun harus ditunda," jelas Inul.

Meski sedikit kecewa karena momentum ulang tahun anaknya terlewat, Inul tetap berpikiran positif. Baginya, keselamatan keluarga adalah prioritas utama.

"Saya yakin ada hikmah di balik semua ini. Doakan saja semoga keadaan segera mereda di Timur Tengah, sehingga aktivitas umrah dan ibadah haji nantinya bisa berjalan normal kembali," pungkasnya.