JAKARTA - Menjalani ibadah puasa ternyata membawa sebuah "dilema" lucu bagi presenter Ruben Onsu.
Ia mengaku seringkali mengalami fenomena "lapar mata", di mana ia membeli berbagai macam makanan namun tidak sanggup untuk menghabiskannya.
"Lihat aplikasi beli, beli... Kayaknya banyak banget kayak manusianya kayak ada 20 orang gitu ya," keluhnya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 25 Februari.
Padahal, setelah berbuka, ia seringkali sudah merasa kenyang hanya dengan menyantap beberapa buah kurma dan sedikit lontong.
"Kita makan kurma kenyang... sekedar lontong doang kenyang," katanya.
Akibatnya, banyak sekali makanan yang telah ia beli menjadi mubazir. Ini adalah sebuah kebiasaan yang ia sadari namun sulit untuk dihindari.
Selain "lapar mata" saat melihat aplikasi makanan, Ruben juga mengaku memiliki satu kelemahan lain. Ia tidak tahan dengan aroma masakan saat berjalan-jalan di mal.
"Cuman memang kita menghindari mall nih maaf ya kita ya. Ada bau masakan," lanjutnya.
Untuk menjaga agar puasanya tetap lancar, ia pun memilih untuk tidak mengunjungi pusat perbelanjaan selama bulan Ramadan.
BACA JUGA:
Di sisi lain, kebiasaan ini juga berdampak pada berat badannya. Alih-alih turun, berat badannya justru bertambah 4 kilogram.
"Gua mah bukan nambah berat badan... nambah mulu. Nambah 4 kilo," ungkapnya.