Bagikan:

JAKARTA - Kota Chongqing yang berada di barat daya China dinobatkan sebagai ‘Cyberpunk Capital of the World’ atau ‘Ibu Kota Cyberpunk Dunia’. Julukan ini mencuat seiring viralnya video arsitektur kota tersebut yang mencengangkan masyarakat global.

Dikutip dari Travel and Leisure, pada Rabu, 18 Februari 2026, Chongqing terletak di pertemuan Sungai Yangtze dan Jialing serta dibangun di sepanjang Pegunungan Huaying. Kota ini memiliki lanskap naik dan turun yang ekstrem, yang membantuk tata kota tiga dimensi.

Seseorang yang berada di kota tersebut berjalan di lantai dasar sebuah alun-alun besar, tetapi ternyata berada puluhan lantai di atas tingkat jalan lainnya. Meski tak sepopuler Shanghai atau Beijing, Chongqing merupakan kota terpadat di China, dengan populasi lebih dari 30 juta jiwa.

Adapun keunikan Chongqing berada di tata kotanya yang menjadi daya tarik utama wisatawan dan konten kreator. Tim iChongqing bagian dari Western China International Communication Organization menyebut kota tersebut sebagai destinasi yang benar-benar unik.

“Chongqing benar-benar kota yang unik dan tiada duanya, bukan hanya di China tetapi juga di dunia,” tutur tim iChongqing.

Selain dikenal sebagai Kota Pegunungan dan Ibu Kota Jembatan, Chongqing juga pusat industri penting yang kaya sejarah dan budaya modern. Kota ini menawarkan biaya hidup yang relatif terjangkau serta akses dekat ke berbagai keajaiban alam dan buatan manusia.

Salah satu situs bersejarah di kota tersebut adalah Dazu Rock Carvings, kompleks pahatan batu berusia abad ke-19 hingga ke-13, yang kini berstatus Warisan Dunia UNESCO. Terdapat lebih dari 10 ribu ukiran yang dipahat di lereng bukit terjal.

Namun, perhatian publik dunia saat ini lebih banyak tertuju pada lanskap 8-D magical terrain dan estetika urban tiga dimensi Chongqing. Beberapa lokasi disebut mencerminkan nuansa cyberpunk antara lain Hongya Cave, yang memadukan rumah panggung tradisional dengan gemerlap lampu malam dan latar futuristik Qiansimen Bridge.

Lokasi di kota tersebut yang paling viral adalah Liziba Station, di mana jalur monorel Line 2 melintas menembus bangunan apartemen. Kereta melintas setiap sekitar lima menit dan menjadi objek foto favorit wisatawan.

Selain arsitektur dan infrastrukturnya, Chongqing juga terkenal dengan kuliner bercita rasa kuat, khususnya hot pot. Kota ini memiliki restoran hot pot terbesar di dunia, Pipa Yuan Hot Pot, yang memegang rekor Guinness World Records dengan kapasitas 5.851 tamu.

“Melalui lensa mereka, semakin banyak orang di seluruh dunia yang menemukan kota China bergaya cyberpunk, tetapi tetap hangat dan ramah,” pungkas tim iChongqing.