JAKARTA - Aktor dan komedian Aming mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan di balik film terbarunya, "Setannya Cuan". Ternyata, film yang akan segera tayang ini merupakan sebuah "harta karun" yang telah tersimpan rapat selama kurang lebih tujuh tahun.
"Wah udah 7 tahun ya. Ya akhirnya alhamdulillah tayang juga," ujar Aming di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 23 Januari.
Ia mengenang bahwa proses syuting film ini dilakukan jauh sebelum pandemi COVID-19 melanda, tepatnya sekitar tahun 2019.
"(Syutingnya) Sebelum Covid ya?" ungkapnya.
Saat itu, film ini memiliki judul yang berbeda, yaitu "Jurig Salawe". Judul tersebut sangat kental dengan nuansa horor dan legenda urban dari tatar Sunda.
"Tadinya judulnya Jurig Salawe kan. Ya karena urban legend, cerita mistis dan horor tataran Sunda," jelasnya.
Judul baru ini dipilih untuk menggambarkan dinamika masyarakat modern yang seringkali terjepit di antara tradisi mistis dan tuntutan ekonomi. Dalam film ini, setan bukan lagi sekadar sosok peneror, melainkan bagian dari "ekosistem" ambisi manusia yang ingin cepat kaya. Melalui karakter-karakternya yang relatable.
“Penonton diajak melihat bahwa terkadang, isi dompet yang kosong jauh lebih horor daripada penampakan di pohon beringin,” ujar Sahrul Gibran yang bersama Jay Sukmo menjadi sutradara film ini.
Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan tren, judul film pun diubah menjadi "Setannya Cuan". Perubahan ini bertujuan agar film terasa lebih relevan dengan istilah-istilah kekinian.
Aming sendiri dalam film ini berperan sebagai seorang tukang sayur. Ia bahkan masih ingat betul kondisi fisiknya saat itu.
"Tadinya tukang sayur, masih kurus banget," kenangnya.
BACA JUGA:
Penundaan perilisan selama tujuh tahun ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan. Namun, bagi Aming, yang terpenting adalah film ini akhirnya bisa dinikmati oleh para penonton.
Meskipun dibuat tujuh tahun yang lalu, Aming sangat yakin bahwa cerita dan komedi dalam film ini tetap akan disukai oleh masyarakat.
"Ini sih kalau masyarakat awam ya, kalangan (umum), pasti suka," katanya.
Selain Amin, film ini juga akan menampilkan Nadine Alexandra, Joe P Project, Fico Fachriza, Dimas Andrean, Anyun Cadel, Candil, Ben Kasyafani, Mega Carefansa dan lain-lain.
"Setannya Cuan" mengisahkan persaingan konyol dua jawara kampung yang terobsesi mencari angka hoki demi mengubah nasib. Namun, saat batas antara dunia gaib dan dunia nyata mulai kabur dan demi mengejar harta, bahwa bekerja sama dengan setan ternyata punya sistem bagi hasil yang rumit.
Film ini dijadwalkan tayang pada 5 Maret 2026 di seluruh jaringan bioskop Indonesia.