YOGYAKARTA - Memiliki hunian pribadi tentunya menjadi keinginan banyak orang, khususnya bagi mereka yang telah berkeluarga. Namun, harga rumah baru saat ini tergolong tinggi, khususnya yang berlokasi di kawasan perkotaan. Oleh sebab itu, membeli rumah bekas dapat menjadi solusi bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas tetapi tetap ingin mempunyai tempat tinggal sendiri. Agar proses pembelian rumah bekas berjalan aman, simak tips aman beli rumah bekas yang perlu diperhatikan di bawah ini.
Tips Aman Beli Rumah Bekas
Mencari referensi dari situs terpercaya
Dilansir dari Antara, kemajuan teknologi akan memudahkan Anda dalam mencari informasi rumah bekas tanpa harus turun langsung ke lapangan. Cukup gunakan perangkat dan koneksi internet, berbagai pilihan rumah dapat Anda temukan dengan mudah. Namun, pastikan Anda mengakses platform jual beli properti yang terpercaya, yang menyediakan informasi lengkap seperti kondisi rumah, tampilan, hingga sistem pembayaran.
Melakukan survei langsung
Sebaiknya Anda jangan langsung tergiur dengan tampilan rumah yang menarik. Pilih beberapa opsi rumah dan lakukan kunjungan setidaknya dua kali. Bandingkan setiap pilihan dari segi kondisi bangunan, lokasi, fasilitas, serta lingkungan sekitar sebelum menentukan keputusan.
BACA JUGA:
Memeriksa kondisi bangunan secara menyeluruh
Ketika melakukan survei, lakukan pemeriksaan secara detail terhadap kondisi rumah. Beberapa bagian penting yang perlu Anda perhatikan antara lain:
Sistem air dan pembuangan
Pastikan rumah tersebut memiliki sumber air bersih serta saluran pembuangan yang berfungsi dengan baik agar Anda tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan.
Kelembapan dinding
Periksa juga apakah terdapat dinding yang lembap, karena kondisi ini dapat memicu pertumbuhan jamur dan merusak bangunan untuk jangka panjang.
Pintu dan jendela
Pastikan semua pintu dan jendela dapat dibuka dan ditutup dengan baik. Hal ini penting untuk keamanan dan kenyamanan penghuni.
Kondisi atap
Perhatikan keadaan genteng atau atap. Kerusakan pada bagian ini dapat berdampak besar terhadap kenyamanan dan kualitas bangunan secara keseluruhan.
Instalasi listrik
Periksa kapasitas daya listrik serta kondisi instalasinya. Pastikan daya mencukupi untuk kebutuhan peralatan elektronik dan instalasi kabel aman dari risiko korsleting.
Jika memang diperlukan, Anda dapat menggunakan jasa profesional untuk membantu menilai kondisi rumah. Bila Anda temukan kerusakan, segera negosiasikan harga dengan penjual.
Memastikan kelengkapan legalitas
Pastikan juga seluruh dokumen terkait rumah sudah tersedia dan sah, misalnya sertifikat tanah, akta jual beli, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan tagihan listrik terbaru. Agar terhindar dari risiko penipuan, lakukan pengecekan ke instansi terkait, misalnya kantor pertanahan dan PLN. Jika Anda menggunakan layanan air dari PDAM, mintalah juga bukti pembayaran dari penjual.
Menelusuri riwayat rumah
Langkah selanjutnya adalah memastikan riwayat properti tersebut. Tanyakan kepada penjual mengenai status hukum dan kepemilikan rumah. Jika perlu, libatkan ahli hukum untuk memastikan tidak ada masalah seperti sengketa atau penipuan.
Demikian ulasan mengenai tips aman beli rumah bekas. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.