Bagikan:

YOGYAKARTA – Pada bulan Ramadan, takjil jadi populer karena setelah seharian berpuasa, hasrat menikmati camilan dari berbagai daerah di Nusantara kerap tinggi. Rasa-rasanya, semua makanan pembuka dari yang rasa manis sampai gurih ingin dimakan. Tetapi penting diingat, menjaga kesehatan selama puasa Ramadan sama pentingnya dengan selektif memilih takjil yang sehat dan aman. Untuk itu, berikut tipsnya.

1. Batasi makanan yang digoreng

Gorengan hangat sangat menggoda tetapi mengkonsumsi makanan berminyak bisa mengganggu sistem pencernaan dan meningkatkan kadar kolesterol. Melansir laman Puskesmas Meninting, Dinas Kesehatan Lombok, perlu membatasi takjil gorengan. Pilihlah makanan yang diolah dengan dikukus atau direbus.

2. Perhatikan porsi makan

Seperti yang dijelaskan pada pembuka, bahwa saat berbuka rasa-rasanya ingin mengudap semua makanan yang terlihat menarik. Tetapi supaya tetap sehat, penting untuk memperhatikan porsi makan. Makanlah takjil dengan porsi yang wajar, karena konsumsi berlebihan bikin perut terasa begah dan mengantuk sehingga mengganggu ibadah selanjutnya atau salat tarawih.

tips memilih takjil yang sehat dan aman
Ilustrasi tips memilih takjil yang sehat dan aman (Freepik)

3. Pastikan mengandung protein sehat

Makanan tinggi protein, seperti tahu dan tempe atau susu dan yoghurt, membantu memulihkan rasa lapar setelah seharian berpuasa. Tetapi perlu diingat, hindari makanan berprotein yang diolah dengan digoreng. Atau batasi makan makanan yang digoreng.

4. Pilih makanan yang mengandung serat dan karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks perlu lebih diutamakan daripada makanan yang terbuat dari karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks mengandung tinggi serat daripada karbohidrat sederhana. Makanan dengan karbohidrat kompleks, antara lain kurma, buah-buahan, dan biji-bijian utuh. Bisa juga sayuran segar, misalnya salad atau asinan sayur maupun buah.

5. Hindari makanan yang terlalu manis

Makanan manis sebenarnya perlu untuk membuka momen berbuka karena untuk mengganti energi yang seharian dipakai untuk beraktivitas. Tetapi, Anda perlu selektif memilih makanan yang manis. Alih-alih dengan pemanis buatan, pilih makanan manis dari buah atau madu dan kurma. Perlu diketahui, kelebihan konsumsi makanan manis saat berbuka dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Efeknya tubuh terasa lemas setelah berbuka.

6. Pilih takjil yang dijual di tempat bersih

Kalau Anda tidak membuat sendiri takjil dan memilih beli di luar atau di Pasar Ramadan, penting untuk selektif. Pilih tempat yang bersih dan pastikan makanan dijual dalam tempat tertutup. Ini mengurangi risiko terpapar bakteri dan virus pada makanan yang tidak ditutupi di tempat terbuka. Melansir Dinas Kesehatan Salatiga, pilih juga makanan takjil yang tidak dibungkus kemasan kertas bekas koran dan tidak menggunakan kantong plastik hitam.

7. Pilih takjil yang terbuat dari bahan berkualitas

Saat membeli takjil, perlu kepada penjaja takjil apabila Anda ragu dengan bahan yang dipakai. Penting juga memastikan bahan yang dipakai aman, terutama jika memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu, misalnya yang mengandung gluten. Belilah makanan takjil yang tidak berwarna mencolok. Kalau membeli makanan dingin, pilih yang disimpan dingin. Begitu pula dengan makanan panas, pastikan disimpan dalam keadaan panas juga. Perlu diketahui, perubahan suhu berisiko berkembangnya bakteri.

Itulah tips memilih takjil yang sehat dan aman. Tips di atas bisa Anda praktikkan saat membeli atau memilih takjil untuk berbuka puasa nanti.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+