Bagikan:

YOGYAKARTA – Ada banyak pertanyaan seputar menstruasi di masyarakat. Salah satu yang paling sering muncul adalah, apakah haid berhenti setelah keramas?

Pertanyaan ini berkaitan dengan larangan keramas pada hari-hari awal menstruasi. Tak sedikit perempuan yang masih ragu untuk mencuci rambut saat menstruasi karena khawatir aliran darah haid menjadi tidak lancar atau bahkan berhenti total.

Lantas, benarkah anggapan tersebut menurut medis, atau hanya sekadar mitos yang diwariskan turun-temurun? Yuk, cek faktanya dalam artikel di bawah ini.

Haid Berhenti Setelah Keramas: Fakta atau Mitos?

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, haid adalah proses peluruhan lapisan dinding rahim yang terjadi setiap bulan. haid juga dikenal dengan istilah menstruasi atau datang bulan.

Darah menstruasi yang merupakan campuran darah dan jaringan dari bagian dalam rahim mengalir dari rahim melalui leher rahim (serviks), lalu keluar dari tubuh melalui vagina.

Proses menstruasi dipengaruhi oleh hormon. Hormon merupakan pembawa pesan kimia di dalam tubuh. Kelenjar pituitari yang berada di otak dan ovarium sebagai bagian dari sistem reproduksi memproduksi serta melepaskan hormon-hormon tertentu pada waktu tertentu selama siklus menstruasi.

Hormon-hormon tersebut menyebabkan lapisan dinding rahim menebal. Penebalan ini bertujuan untuk mempersiapkan rahim apabila terjadi kehamilan, sehingga sel telur yang telah dibuahi dapat menempel pada dinding rahim. Selain itu, hormon juga memicu ovarium untuk melepaskan sel telur dalam proses yang disebut ovulasi.

Sel telur kemudian bergerak melalui tuba falopi dan menunggu pembuahan oleh sperma. Apabila sel telur tidak dibuahi, kehamilan tidak terjadi. Lapisan dinding rahim yang telah menebal akan meluruh dan keluar dari tubuh. Proses inilah yang disebut menstruasi.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa haid merupakan proses alami tubuh yang dikendalikan oleh hormon, bukan aktivitas seperti mandi atau keramas.

Dengan demikian, haid berhenti setelah keramas adalah mitos. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa aktivitas keramas dapat menghentikan atau mempercepat berhentinya darah menstruasi. Menstruasi merupakan proses alami yang terjadi akibat peluruhan dinding rahim karena perubahan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh perempuan.

Proses tersebut terjadi di dalam organ reproduksi dan tidak dipengaruhi oleh aktivitas luar tubuh, termasuk mandi atau keramas.

Mitos-Mitos Lain Seputar Haid

Selain haid berhenti setelah keramas, masih ada banyak mitos seputar menstruasi lain yang berkembang di masyarakat, beberapa di antaranya, yakni:

  1. Minum Air Dingin Menunda Datangnya Haid

Banyak perempuan yang percaya jika minum air dingin saat haid bisa membuat periode menstruasi datang terlambat di bulan berikutnya. Hal ini karena air dingin dianggap dapat membekukan darah haid dan mengeraskan dinding rahim.

Faktanya, minum air dingin tidak memengaruhi siklus menstruasi seseorang. Sebab, haid berkaitan dengan sistem reproduksi, sementara minum dan makanan berhubungan dengan sistem pencernaan.

  1. Minum Soda Mempercepat Datangnya Haid

Mitos bahwa minum soda dapat mempercepat datangnya menstruasi sejatinya serupa dengan anggapan larangan mengonsumsi air dingin saat haid. Hingga kini, klaim bahwa minuman bersoda mampu melancarkan atau mempercepat menstruasi belum memiliki dasar bukti ilmiah yang kuat.

Pada kenyataannya, jenis makanan maupun minuman yang dikonsumsi tidak berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya proses menstruasi. Hal ini disebabkan karena asupan makanan dan minuman diproses di sistem pencernaan, yakni lambung dan usus. Sementara itu, menstruasi berlangsung di rahim sebagai bagian dari sistem reproduksi, sehingga keduanya tidak saling berkaitan.

  1. Tidak Boleh Olahraga saat Haid

Sebagian perempuan meyakini bahwa berolahraga saat menstruasi bisa membuat tubuh menjadi lemas. Anggapan tidak bisa dijelaskan secara ilmiah dan hanya sekedar mitos,

Faktanya, aktivitas fisik ringan seperti jalan santai, senam, yoga, maupun bersepeda justru dianjurkan karena dapat membantu mengurangi nyeri atau kram pada perut saat haid.

Demikian penjelasan tentang haid berhenti setelah keramas. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi situs VOI.id.