JAKARTA - Sarapan merupakan salah satu waktu makan terpenting, terutama jika Anda sedang diet untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena sarapan dapat meningkatkan metabolisme dalam menurunkan berat badan, mengecilkan perut buncit, hingga menjaga lingkar pinggang tetap ideal.
Namun, agar diet berjalan lancar, maka menu sarapan yang dikonsumsi harus diperhatikan. Terdapat beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan agar penurunan berat badan berjalan lancar, seperti di bawah ini.
1. Sereal manis
Dikutip dari Eat This Not That, pada Senin, 19 Januari 2026, sereal menjadi menu sarapan yang diminati banyak orang. Namun, sereal akan menambah asupan gula tetapi sedikit serat dan protein, sehingga tidak cocok untuk diet.
Tak hanya itu, mengonsumsi terlalu banyak olahan gula secara teratur juga dapat menimbulkan berbagai penyakit. Mulai dari diabetes tipe 2 hingga lonjakan glukosa, dan kelebihan cadangan lemak.
BACA JUGA:
2. Roti panggang dengan mentega
Roti panggang dengan olesan mentega juga menjadi menu sarapan yang disukai banyak orang, terutama jika ditemani oleh secangkir teh atau kopi. Namun, ternyata roti panggang rendah protein dan serat, sehingga sebaiknya dihindari dalam proses penurunan berat badan.
“Roti panggang sangat bagus untuk dipasangkan dengan makanan sarapan lainnya. Namun, jika hanya roti panggang tanpa menu lainnya akan tidak mengenyangkan dan rendah protein dan serat,” kata ahli gizi, Hannah Byrne.
3. Pastry
Menyantap pastry terbilang praktis dan lezat saat sarapan. Namun, ahli nutrisi mengingatkan bahwa sebenarnya makanan ini tidak mengandung banyak gizi, dan dapat berdampak buruk pada kesehatan.
“Kue-kue ini padat kalori dan sarat dengan bahan-bahan yang akan menyebabkan peradangan, lonjakan glukosa, dan gangguan lainnya, serta hanya bikin kenyang sementar yang mengakibatkan makan berlebih nantinya,” tutur ahli nutrisi, Trista Best.
Kue yang dikonsumsi saat sarapan seperti pastry yang termasuk karbohidrat olahan, dapat berdampak langsung pada kadar glukosa dan energi tubuh. Jika dikonsumsi secara teratur, maka dapat menyebabkan timbunan lemak di area perut.