YOGYAKARTA - Perbedaan waterproof dan water resistant sering ditanyakan, terutama saat membeli jaket. Banyak orang mengira kedua istilah ini memiliki arti yang sama, padahal fungsinya berbeda. Kesalahan memahami istilah ini bisa membuat produk yang dibeli tidak sesuai kebutuhan. Agar tidak salah, berikut akan dibahas apa itu waterproof, apa itu water resistant, dan perbedaan keduanya.
Apa Itu Waterproof?
Dilansir dari Trespass, istilah waterproof digunakan untuk produk yang benar-benar kedap air dan terlindungi dari kelembapan. Produk waterproof dirancang agar air tidak dapat masuk sama sekali, meskipun terendam dalam waktu tertentu. Karena itu, waterproof sering digunakan untuk kondisi cuaca ekstrem.
Secara konstruksi, bahan waterproof dilapisi lapisan khusus seperti karet atau membran pelindung. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang air secara menyeluruh. Semakin tinggi kualitas lapisan, semakin lama daya tahan produk terhadap air.
Pada jaket atau pakaian outdoor, tingkat waterproof biasanya ditunjukkan dalam satuan milimeter, misalnya 2.000 mm hingga 10.000 mm. Angka ini menunjukkan seberapa kuat kain menahan tekanan air. Semakin besar angkanya, semakin baik perlindungan dari hujan deras.
Apa Itu Water Resistant?
Water resistant berarti produk mampu menahan air dalam jumlah terbatas. Produk dengan label ini tidak sepenuhnya kedap air, tetapi dapat menahan cipratan atau tetesan air ringan. Perlindungan ini biasanya hanya bersifat sementara.
Bahan water resistant umumnya dilapisi zat ringan yang menolak air di permukaan. Lapisan ini membuat air tidak langsung meresap, tetapi akan tembus jika terkena air terlalu lama. Jarena itu, water resistant lebih cocok untuk kondisi ringan.
Secara sederhana, water resistant menolak air, bukan menahannya sepenuhnya. Produk ini tetap nyaman digunakan karena lebih ringan. Namun, perlindungannya tidak cocok untuk hujan lebat atau aktivitas ekstrem.
BACA JUGA:
Perbedaan Waterproof dan Water Resistant
Perbedaan waterproof dan water resistant terutama terletak pada tingkat perlindungannya. Produk waterproof memberikan perlindungan maksimal dari air, sedangkan water resistant hanya melindungi sebagian. Hal ini sangat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan pemakai.
Dari segi bahan, waterproof cenderung lebih kaku karena menggunakan bahan berlapis. Lapisan ini mencegah air masuk sepenuhnya, tetapi mengurangi sirkulasi udara. Sebaliknya, water resistant menggunakan kain tenun rapat yang lebih fleksibel.
Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau salju, waterproof jelas lebih unggul. Jaket waterproof mampu menahan air dan angin dalam waktu lama. Sementara itu, water resistant lebih cocok untuk cuaca kering atau hujan ringan.
Dari sisi kenyamanan, water resistant biasanya lebih ringan dan nyaman dipakai sehari-hari. Bahan ini memungkinkan pergerakan lebih bebas dan tidak terasa panas. Karena itu, banyak orang memilih water resistant untuk aktivitas ringan.
Namun, jika bahan water resistant terlalu lama terkena air, kain dapat menyerap kelembapan. Air yang menumpuk akan sulit mengering dengan cepat. Kondisi ini dapat menyebabkan air meresap ke kulit pemakai.
Demikian pembahasan perbedaan waterproof dan water resistant. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pemakaian.
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!