JAKARTA — Kurang dari sebulan menjelang Piala Dunia FIFA 2026, pabrik-pabrik China mulai dikejar pesanan. Bendera negara, jersey suporter, bola, hingga tumbler mengalir ke negara tuan rumah dan pasar global.
Mengutip laporan China Daily, Rabu, 13 Mei, Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni–19 Juli di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti 48 tim.
Di Qingdao, Provinsi Shandong, Qingdao Wonderful Flag Industry Co bekerja penuh untuk memenuhi pesanan bendera negara peserta.
“Pada 1 April, tepat setelah laga terakhir kualifikasi selesai dan daftar 48 tim dipastikan, pesanan langsung membanjir,” kata Ketua perusahaan Xiao Chang’ai dikutip China Daily.
Menurut Xiao, sebagian besar bendera tim besar seperti Brasil, Argentina, dan Jerman sudah diproduksi dan dikirim sebelum akhir Maret. Tantangan baru muncul saat turnamen dimulai.
BACA JUGA:
Sebab, pembeli luar negeri biasanya memantau hasil pertandingan lalu memesan hampir secara langsung. Banyak yang meminta pengiriman hanya dalam satu atau dua hari.
Untuk mengejar permintaan mendadak itu, seluruh lini produksi perusahaan berjalan tanpa henti. Bea Cukai Qingdao mencatat produksi harian perusahaan kini menembus lebih dari 100 ribu bendera berbagai ukuran.
Lonjakan juga terjadi di Ningbo Eco-will Technology Co, produsen label koper, cangkir keramik, dan tumbler di Provinsi Zhejiang. Ekspor perusahaan ke AS, Kanada, dan Meksiko naik 47 persen secara tahunan menjadi 40 juta yuan atau sekitar 5,89 juta dolar AS dalam empat bulan pertama 2026.
Manajer perdagangan luar negeri Ningbo Eco-will, Qiu Chunmiao, mengatakan Piala Dunia mendorong penjualan produk bertema olahraga, terutama tumbler berlogo resmi tim sepak bola.
Data Bea Cukai Ningbo menunjukkan ekspor perlengkapan olahraga melalui pelabuhan Ningbo mencapai 5,74 miliar yuan pada Januari–April 2026. Angka itu naik 11,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peneliti China Center for International Economic Exchanges di Beijing, Wang Xiaohong, mengatakan kekuatan manufaktur China ada pada keluwesan merespons permintaan cepat dari ajang besar seperti Piala Dunia.
Perubahan juga terlihat di Yiwu. Ketua Yiwu Danna Silk Import and Export Co, Wen Congjian, mengatakan perusahaan China kini tidak hanya mengejar volume, tetapi juga produk bernilai tambah.
“Dengan perlindungan paten, kami bisa melindungi desain dan menaikkan harga produk sekitar 20 persen,” kata Wen.
Perusahaan itu telah mengantongi lebih dari 40 paten luar negeri untuk desain jersey suporter Piala Dunia. Data Bea Cukai Yiwu menunjukkan ekspor perlengkapan olahraga dari kota tersebut mencapai 2,83 miliar yuan pada kuartal pertama, naik 12 persen secara tahunan.