JAKARTA - Dalam hubungan romantis, bukan hanya momen besar yang memperkuat ikatan dua insan, melainkan juga kata-kata kecil yang diucapkan dari hati yang paling sering terlupakan. Pujian kepada pasangan, entah itu dalam bentuk apresiasi terhadap penampilan, usaha, atau kualitas pribadi, ternyata memiliki peran penting dalam menjaga romantisme dan keharmonisan hubungan, dari pertemuan pertama hingga hari-hari yang telah lama berlalu bersama.
Studi terbaru yang dilansir dari Psychology Today, Rabu, 24 Desember, menunjukkan bahwa ungkapan positif semacam itu bukan sekadar basa-basi. Tetapi benar-benar memengaruhi cara otak merespons hubungan dan memperkuat rasa saling menghormati di antara pasangan.
Saat fase awal hubungan, pujian sering menjadi jembatan pembuka keintiman yang membuat percikan pertama tak mudah padam, khususnya ketika kata-kata tersebut menyentuh hal-hal lebih dalam dari sekadar penampilan fisik. Pujian yang tulus pada kualitas yang lebih pribadi atau pencapaian pasangan justru memberikan sensasi dihargai yang lebih mendalam, terutama bagi mereka yang terbiasa dipuji hanya karena penampilan luar. Bahkan ketika hubungan berlanjut dan menjadi lebih mapan, pasangan yang terus mengungkapkan rasa kagum satu sama lain cenderung merasa hubungan mereka lebih kuat dan tidak diambil begitu saja, hal yang sangat penting untuk kelanjutan hubungan jangka panjang.
BACA JUGA:
Penelitian juga menunjukkan bahwa saling bertukar pujian tidak sekadar mencerahkan suasana hati sesaat, tetapi juga berpengaruh pada reward system di otak, area yang sama yang aktif ketika Anda merasakan hal-hal yang menyenangkan dan penuh kasih sayang. Aktivasi ini mencerminkan betapa kuatnya dampak komunikasi positif terhadap perasaan saling menghargai dan rasa keterikatan. Dengan begitu, pujian menjadi semacam “makanan emosional” dalam hubungan, sekaligus alat untuk memperkuat rasa harga diri dan rasa memiliki yang sehat.
Bukan hanya itu, pasangan yang rutin memberi pujian satu sama lain juga cenderung mengalami peningkatan self-esteem dan perasaan bahwa mereka sungguh-sungguh diterima apa adanya, bukan sekadar dilihat dari kontribusi luar atau ekspektasi sosial. Ini berarti pujian dalam hubungan yang sehat bukan hanya memupuk romantisme, tetapi juga membantu kedua pihak merasa lebih aman dan bahagia dalam keterikatan mereka.
Intinya, kata-kata positif dapat menjadi jembatan kecil namun kuat yang menjaga hubungan tetap hangat dan penuh makna. Di dunia yang sering kali sibuk dan penuh tekanan, menyampaikan pujian yang tulus kepada orang yang dicintai bisa jadi salah satu cara paling sederhana. Namun bermakna untuk terus menumbuhkan romansa, karena dalam hubungan yang sehat, menghargai satu sama lain adalah fondasi yang tak tergantikan.