YOGYAKARTA - Ketika sedang scroll media sosial, dan menemukan kalimat seperti, “Stop yapping, please!” atau “Yapping terus, nggak capek?” Anda mungkin bertanya-tanya, sebenarnya apa itu yapping? Secara sederhana, yapping merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang mendeskripsikan kebiasaan seseorang yang berbicara terus-menerus dengan nada yang cepat, nyaring, dan mengganggu sekitarnya.
Hal ini memang terdengar seperti istilah lucu-lucuan, namun kata ini pada dasarnya bisa bersifat sindiran atau bahkan sarkas, tergantung dari konteks penggunaannya.
Hal yang menarik, banyak orang belum memahami bahwa kata ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Tidak hanya tentang banyak bicara, istilah yapping ternyata bermula dari suara gonggongan anjing kecil, dan dari sinilah maknanya berkembang.
Nah, jika Anda penasaran dari mana asal kata ini, dalam situasi apa saja kata ini digunakan, dan apa maksud sebenarnya dari yapping, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Apa itu Yapping?
Dilansir dari Antara, yapping adalah istilah dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berbicara terus-menerus, sering kali dengan nada berisik, cepat, atau mengganggu.
Biasanya istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang ngoceh tanpa henti, terlebih jika topiknya tidak penting atau membuat orang lain terusik.
Dalam konteks informal, "yapping" kadang juga digunakan secara bercanda untuk menyindir orang yang banyak bicara, sebagai contoh:
"She’s been yapping all day in the office."
Sejarah Kata Yapping
Kata “yapping” bukanlah kata baru. Kata "yapping" berasal dari kata dasar "yap", yang muncul pertama kali dalam bahasa Inggris pada sekitar abad ke-15.
Kata tersebut pada dasarnya merupakan bentuk onomatope, yaitu kata yang meniru suara, seperti “kreek” untuk menyatakan bunyi retak atau sobek, “meong” untuk menyatakan bunyi kucing, dan “gedebuk” untuk menyatakan bunyi jatuhnya benda berat.
Nah, bunyi “yap” sendiri digunakan untuk mendeskripsikan gonggongan kecil dan tajam dari anjing, khususnya anjing-anjing kecil yang cenderung rewel dan berisik.
Suara seperti "yap yap" dianggap cocok untuk mewakili bunyi yang sering terdengar dari hewan peliharaan tersebut. Oleh sebab itu, pada awalnya, penggunaan kata ini memiliki kaitan yang erat dengan dunia hewan.
Perluasan Makna
Seiring perkembangan waktu, makna kata "yap" mengalami perluasan. Dari yang awalnya hanya difungsikan untuk menggambarkan suara anjing, kata ini mulai digunakan dalam konteks manusia, khususnya untuk menyindir seseorang yang terlalu banyak bicara.
Istilah "yapping" selanjutnya muncul sebagai bentuk kata kerja berkelanjutan (present participle) dari "yap", dan maknanya menjurus pada aktivitas berbicara terus-menerus dengan nada tinggi, cepat, dan kadang mengganggu. Penggunaannya dapat bersifat netral, tetapi sering kali bernada negatif atau menyindir.
BACA JUGA:
Penggunaan dalam Konteks Bahasa Modern
Dalam konteks modern, "yapping" sering digunakan dalam percakapan informal, meme, hingga media sosial. Kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang gemar mengoceh tanpa henti, terlebih jika pembicaraannya dianggap tidak penting.
Contohnya, dalam percakapan sehari-hari, seseorang dapat berkata, "She won’t stop yapping about her vacation plans," yang artinya si pembicara merasa bosan atau terganggu dengan cerita yang terlalu panjang itu.
Adapun di kalangan anak muda dan Gen Z, istilah ini juga dapat digunakan sebagai candaan untuk menyindir teman yang terlalu banyak komentar di grup chat.
Fungsi Penggunaan Kata Yapping
Dengan demikian, fungsi dari penggunaan kata yapping adalah sebagai berikut:
Bentuk Sindiran Halus
Salah satu fungsi utama kata yapping yaitu untuk menyindir orang yang terlalu banyak berbicara tanpa memberikan kontribusi yang penting. Biasanya digunakan dalam situasi di mana seseorang dianggap terlalu dominan dalam sebuah pembicaraan.
Contoh kalimat seperti "Stop yapping and listen for a second!" memiliki maksud bahwa pembicara berharap lawan bicaranya berhenti sejenak dan mulai mendengarkan.
Digunakan dalam Situasi Santai dan Bercanda
Selain sebagai sindiran, yapping juga dapat digunakan dalam suasana santai untuk mendeskripsikan obrolan yang panjang tapi menyenangkan. Dalam konteks ini, kata tersebut lebih bernuansa positif atau netral.
Contohnya, "We spent the whole night yapping about old memories," menunjukkan bahwa percakapan berlangsung lama karena adanya kedekatan dan keseruan bersama teman atau keluarga.
Pada era digital saat ini, kata yapping sering digunakan dalam meme, komentar, atau forum diskusi daring. Umumnya digunakan untuk menyindir pengguna lain yang terlalu banyak berbicara (atau mengetik) di kolom komentar tanpa membawa substansi yang jelas.
Penggunaan kata ini pun semakin populer di kalangan netizen sebab nada sarkastiknya yang terasa ringan namun tetap mengena.
Demikianlah pembahasan mengenai apa itu yapping dan penggunaannya pada saat ini. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.