Bagikan:

JAKARTA – Babak akhir dari prahara rumah tangga Andre Taulany dan Rien Wartia Trigina (Erin) akhirnya menemui kejelasan.

Melalui kuasa hukumnya, Malik Bawazier, diumumkan bahwa keduanya telah menandatangani perjanjian perdamaian pada 28 Oktober dan sepakat untuk mengakhiri pernikahan mereka secara baik-baik.

Malik Bawazier menegaskan, kesepakatan tersebut diambil demi kebaikan bersama, terutama untuk menjaga kenyamanan dan masa depan anak-anak mereka.

“Per tanggal kemarin, 28 Oktober, telah disepakati dan ditandatangani perjanjian perdamaian antara Erin dan Andre,” ujar Malik Bawazier di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 29 Oktober.

Perjanjian perdamaian ini berisi kesepakatan mereka untuk bercerai, namun dilakukan secara baik-baik,” lanjutnya.

Meski sudah ada kesepakatan bersama, Malik menjelaskan bahwa proses hukum di Pengadilan Agama tetap akan dilanjutkan untuk mendapatkan pengesahan resmi dari perjanjian damai tersebut.

Perceraian ini tidak menimbulkan kemarahan, tidak menimbulkan perselisihan yang sifatnya berlarut-larut,” tambah Malik.

Sebelumnya, Malik mengaku telah melakukan mediasi di luar persidangan guna meredam ego kedua belah pihak. Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian pertemuan terpisah antara dirinya dengan Andre dan Erin.

“Saya melakukan mediasi di luar persidangan secara partial meeting. Dengan Andre mungkin sekitar lima kali, dan dengan Erin kurang lebih enam sampai tujuh kali,” jelas Malik.