YOGYAKARTA -Kalimat langsung adalah kalimat yang mengungkapkan ucapan atau perkataan seseorang persis seperti yang diucapkan tanpa ada yang diubah, adapun kalimat tidak langsung mengubah ucapan tersebut menjadi pernyataan tanpa ada pengubahan makna. Lantas bagaimana cara mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Bagaimana Cara Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Kalimat Tidak Langsung?
Di bawah ini adalah langkah-langkah mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung seperti yang disadur dari skripsi berjudul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung pada Wacana Surat Kabar Nasional dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Fakta serta Opini Kelas XII SMA karya Ivon Nanda Ardiarini FKIP UMS.
Sesuaikan Kata Ganti Orang
Langkah berikutnya, perhatikan kata ganti orang dalam kalimat. Kata ganti orang pertama yaitu "aku" atau "saya" biasanya diganti menjadi orang ketiga, contohnya "dia". Adapun kata ganti orang kedua seperti "kamu" diubah menjadi orang pertama "saya" atau tetap orang ketiga "dia", tergantung dari konteksnya.
Sedangkan kata ganti jamak seperti "kita" dapat diganti menjadi "kami" atau "mereka". Dengan penyesuaian kata ganti ini, pembaca dapat memahami siapa yang berbicara dan siapa yang dijadikan subjek kalimat, sehingga memiliki alur yang lebih jelas.
Hilangkan Tanda Kutip
Kalimat langsung selalu ditulis dengan tanda kutip ("..."). Ketika mengubahnya menjadi kalimat tidak langsung, langkah pertama yang harus diterapkan yaitu dengan menghapus tanda kutip ini.
Agar lebih mudah, Anda bisa membayangkan sedang menceritakan kembali ucapan seseorang kepada seseorang yang lain. Anda tidak perlu menirukan persis kata-katanya, tetapi cukup menyampaikan inti pesannya. Dengan demikian, kalimat yang disampaikan akan terdengar lebih natural dan masuk ke dalam narasi.
Gunakan Kata Pengantar atau Kata Tugas
Cara menyambungkan ucapan asli dengan narasi, dapat dilakukan dengan menambahkan kata tugas seperti "bahwa", "agar", "sebab", "untuk", "supaya", atau "tentang".
Ada sebuah kalimat langsung, yaitu:
"Aku akan datang besok," kata Rina.
Jika kalimat langsung di atas Anda ubah menjadi tidak langsung, hasilnya adalah sebagai berikut:
Rina mengatakan bahwa dia akan datang besok.
Pada contoh di atas, kita menambahkan kata "bahwa" yang menjadikan kalimat terdengar lebih formal dan menyatu dengan narasi.
BACA JUGA:
Ubah Intonasi dan Nada Kalimat
Kalimat langsung meniru intonasi asli pembicara, sehingga dapat terdengar tinggi, ekspresif, atau bertanya. Ketika menjadi kalimat tidak langsung, Anda dapat mengubahnya menjadi mendatar, seperti bercerita biasa. Bayangkan Anda sedang menuliskan kisah atau menyampaikan berita kepada orang lain, sehingga kalimat terdengar lebih tenang dan mudah dicerna.
Sesuaikan Bentuk Kalimat
Cara terakhir, ubah bentuk kalimat sesuai jenisnya. Kalimat perintah, larangan, atau pertanyaan pada kalimat langsung harus diubah menjadi bentuk berita. Contohnya:
"Tolong tutup jendelanya!" perintah Aryo → Aryo/dia meminta supaya jendela ditutup.
"Apakah kamu sudah mandi?" tanya Ibu kepada saya. → Ibu bertanya apakah saya sudah mandi.
Demikianlah ulasan mengenai bagaimana cara mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. Semoga bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.