JAKARTA - Britney Spears membuat respons terhadap pernyataan mantan suaminya, Kevin Federline dalam memoar terbarunya. Federline menulis bahwa kedua anak mereka sangat takut dengan bintang pop tersebut.
Spears dan Federline menikah pada tahun 2004 dan dikaruniai dua anak laki-laki bernama Sean Preston dan Jayden James. Mereka resmi bercerai pada tahun 2007.
Dalam buku terbarunya bertajuk You Thought You Knew, Kevin Federline menulis anak-anak mereka pernah menceritakan beberapa hal terkait sang ibu termasuk tidak ingin tinggal di rumah Spears.
“Mereka terbangun tengah malam dan melihat dia berdiri diam di depan pintu, menyaksikan mereka tidur. “Oh, kamu bangun?” dan memegang sebuah pisau di tangannya, dan dia keluar tanpa penjelasan,” tulis Kevin Federline mengutip People.
Ia juga menyatakan kekhawatirannya dengan kondisi Britney Spears sekarang dengan perpisahan dan segala hal yang terjadi dengan penyanyi 43 tahun tersebut.
“Semakin sulit menganggap semuanya baik-baik saja. Dari saya duduk, waktu berjalan dan kami semakin dekat dengan jam 11. Sesuatu yang buruk akan terjadi jika ini tidak berubah dan ketakutan terbesar saya adalah anak-anak kami yang ditinggalkan,” kata Kevin Federline.
Federline tidak menjelaskan secara spesifik kekhawatirannya soal Britney Spears namun ia percaya kampanye “Free Britney” yang dibuat oleh penggemar lebih membahayakan dari yang penggemar duga.
BACA JUGA:
Pihak Britney Spears membuat pernyataan respons terhadap beberapa tulisan dari buku Federline yang dijadwalkan rilis pada 21 Oktober mendatang.
“Dengan pemberitaan dari buku Kevin, sekali lagi dia dan orang lain mencari keuntungan darinya (Britney) dan sayangnya ini terjadi setelah dukungan finansial untuk anak sudah berakhir dengan Kevin,” begitu pernyataan pihak Britney Spears kepada People.
“Semua yang ia pedulikan adalah anak-anaknya, Sean Preston dan Jayden James dan kondisi mereka di tengah momen ini. Dia sudah menceritakan semuanya dalam The Woman in Me,” katanya.
Britney Spears meluncurkan buku The Woman in Me pada tahun 2023. Dalam memoar itu, Spears menceritakan bagaimana pertaruhan hak asuh dengan Kevin Federline menguras kondisi kesehatannya, bahkan tidak dibantu oleh keluarga.