Bagikan:

YOGYAKARTA – Makanan basah (wet food) menjadi pilihan yang terbaik untuk kucing. Akan tetapi, jenis makanan ini lebih cepat basi ketimbang makanan kering (dry food), terlebih jika disimpan secara asal-asalan. Untuk mencegah hal tersebut, Anda perlu menerapkan cara menyimpan makanan basah kucing yang baik dan benar.

Lantas, bagaimana cara menyimpan makanan basah kucing yang baik dan benar? Terkait hal ini, cara menyimpan makanan kucing yang sudah dibuka berbeda dengan yang masih tersegel. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing yang Sudah Dibuka

Dihimpun dari berbagai sumber, makanan basah kucing yang sudah dibuka bisa disimpan dengan cara berikut:

  • Bagi ke dalam porsi kecil

Sebelum disimpan, makana  basah kucing perlu dibagi dalam porsi yang lebih kecil. Hal ini untuk memudahkan Anda ketika ingin mengambil makanan kucing tersebut.

  • Masukkan ke dalam wadah tertutup

Setelah dibagi dalam porsi kecil, masukkan makanan basah kucing ke dalam wadah plastik bernutup dan kedap udara. Hal ini dilakukan untuk mencegah paparan udara yang terlalu lama dan mengindari kontaminasi bakteri.  

  • Simpan di dalam kulkas

Agar tetap tahan lama, simpan makanan basah yang sudah dimasukkan dalam wadah ke dalam kulkas. Idealnya, suhu kulkas untuk makanan basah kucing adalah 4 derajat Celsius. Jangan memberikan makanan basah kepada kucing jika disimpan lebih dari 5 hari.

  • Bekukan

Cara menyimpan makanan basah kucing yang lainnya yakni membekukannya. Akan tetapi, sebelum melakukannya, periksa terlebih dahulu apakah makanan basah kucing tersebut boleh dibekukan. Jika boleh, sebaiknya simpan makanan basah yang dibekukan tak lebih dari 1 bulan.

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing yang Masih Tersegel

Untuk makanan basah kucing yang masih tersegel atau belum dibuka, berikut cara menyimpannya dengan baik dan benar:

  • Simpan di tempat kering dan dingin

Makanan basah kucing yang belum dibuka sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan dingin. Usahakan suhunya tidak lebih dari 38 derajat Celsius. Sebab, suhu ruangan yang terlalu panas dengan kelembapan tinggi bisa menurunkan kualitas makanan kucing.

  • Buang wadah atau makanan yang sudah rusak

Jika kemasan makanan kucing sudah rusak, sebaiknya buang makanan tersebut. Wadah berisi makanan kucing yang sudah berjamur atau berair juga harus dibuang.

  • Biarkan makanan basah kucing dalam kemasan aslinya

Jika Anda memindahkan makanan basah ke dalam wadah kedap udara, jangan buang kemasan aslinya. Sebab, kemasan tersebut biasanya menyimpan informasi yang dibutuhkan jika merek makanan yang digunakan ditark oleh produsen makanan basah.

Demikian informasi cara menyimpan makanan basah kucing yang baik dan benar. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.