JAKARTA - Influencer streetwear sekaligus praktisi kesehatan, Dokter Tirta, mengungkap caranya merawat pakaian berbahan denim miliknya. Seperti diketahui, merawat pakaian denim, khususnya raw denim.
Terdapat berbagai hal yang harus diperhatikan agar kualitas dan bentuknya tetap terjaga dengan baik. Perawatan khusus tersebut juga dibutuhkan agar penampilan denim tetap sesuai dengan keinginan dan style pribadi.
Dokter Tirta menyebut untuk mempertahankan kualitas dan bentuk denim adalah dengan cara jarang mencucinya. Dengan jarang mencucinya, bentuk dari pakaian denimnya akan sesuai dengan keinginan pribadi dan terbentuk secara alami.
“Saya cuci denim itu 12 bulan sekali, paling cepat 4,5 bulan. Karena seni dari jeans itu ada di honeycomb belakang lututnya,” kata Dokter Tirta di kawasan Semanggi, Jakarta, belum lama ini.
Dengan jarang mencucinya, warna dari denim juga akan memudar dengan alami dan biasanya menjadi hal yang diinginkan oleh para pecinta denim.
“Kalau sering dicuci di mesin cuci itu namanya vintage wash. Kalau saya maunya (warna memudar) karena rutin dipakai,” tuturnya.
Namun, meski jarang dicuci, Dokter Tirta menyarankan untuk menyemprotkan cairan antiseptik pada denim untuk membasmi bakteri yang menempel.
“Merawatnya simple, tinggal dibalik, dan seprotkan alkohol 90 persen, di area selangkangan juga. Yang penting itu selalu ganti pakaian dalamnya saja,” jelas Dokter Tirta.
BACA JUGA:
Sementara itu, dikutip dari The Guardian, pada Jumat, 8 Agustus 2025, denim memang tidak perlu sering dicuci karena dapat merusak kain, memudarkan warna, dan mengubah kecocokannya dengan tubuh. Dibandingkan sering mencucinya, Anda bisa membersihkan noda pada denim saja atau mengangin-anginkannya untuk menjaga kesegarannya.