Bagikan:

JAKARTA - Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin dinyatakan bebas dari dugaan pelanggaran kepercayaan yang dilaporkan HYBE. Keputusan ini dirilis oleh Kepolisian Yongsan di Seoul pada Selasa, 15 Juli.

Sebelumnya, HYBE melaporkan Min Hee Jin atas dugaan pelanggaran kepercayaan, namun setelah pemeriksaan, kepolisian tidak menemukan bukti adanya tindakan tersebut selama ia bekerja di bawah HYBE.

Beberapa saat setelah pernyataan, perwakilan Min Hee Jin merilis pernyataan mengatakan, “Setelah investigasi lebih dari setahun, ditentukan bahwa tidak ada sisi ilegal dari Min Hee Jin,”

“Hari ini (15 Juli) kami memberitahu kalian bahwa polisi telah memutuskan untuk tidak meneruskan kedua kasus yang dilaporkan oleh HYBE ke kejaksaan, dengan kesimpulan bahwa "tidak ada dugaan kejahatan” katanya.

Pihak HYBE juga merilis pernyataan bahwa mereka akan mengajukan keberatan karena mereka memiliki bukti yang bisa dianggap memberatkan Min Hee Jin.

“Perusahaan kami berencana mengajukan keberatan kepada jaksa hari ini. Sejak investigasi polisi, beberapa temuan baru sudah muncul, salah satunya anggota NewJeans menyatakan pemutusan kontrak,” kata pihak HYBE.

Mereka juga menyatakan tuduhan dari beberapa rekan Min Hee Jin juga berakibat dengan keputusan yang tidak diteruskan, mulai dari ektika Min Hee Jin dan Team Bunnies menuduh BELIFT LAB, dan Shin Woo Seok yaitu CEO Dolphiners yang menuduh ADOR.

Pada April 2024, HYBE melaporkan Min Hee Jin atas pelanggaran kepercayaan sebagai karyawan perusahaan. Min Hee Jin membantah tuduhan ini karena ia menyebut tidak bisa mengelola ADOR sementara HYBE menjadi pemegang saham terbesar label tersebut.

Min Hee Jin juga sempat menyuarakan, ILLIT, grup di label BELIFT LAB meniru konsep NewJeans dengan menggunakan materi yang ia buat bersama ADOR.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+