JAKARTA - Kimberly Ryder mengaku merasakan kerugian usai kasus dugaan penggelapan mobil yang melibatkan mantan suaminya, Edward Akbar mandek karena dirinya absen dua kali saat panggilan mediasi.
Kimberly merasa akibat kasus ini menambah beban pikirannya karena masalah yang tidak kunjung selesai, padahal ia dan Edward sudah resmi bercerai hampir satu tahun lalu.
"Kalau dari kitanya lebih ke pikiran sih, karena banyak yang merasa kayak unfinish business gitu, ada banyak yang belum terselesaikan, kenapa sih jadinya bisa selama ini. Pisah udah setahun lebih, kenapa sih enggak mau datang, kayaknya," ujar Kimberly Ryder di Polres Jakarta Selatan, Rabu, 18 Juni.
Bagi Kimberly akan lebih baik kalau Edward bisa segera mengikuti prosedur hukum agar semua pihak bisa sama-sama merasakan untung.
"Kalau misalkan sekali datang ngobrol semuanya diselesaikan, kayaknya lebih enak ke depannya mungkin, dia juga punya feeling yang lebih enak untuk datang ketemu anak-anak juga segala macam. Sebenarnya lebih merugikan di dia semua ini," lanjutnya.
Ibu dari dua orang anak ini juga merasa dengan terselesaikannya kasus ini nanti, ia dan Edward bisa melanjutkan hidup masing-masing dengan tenang.
"Ayo datang ketemu supaya semuanya cepat selesai, dan kita bisa sama-sama move on dengan hidup kita. Semuanya lebih tenang lah ya," ungkap Kimberly Ryder.
SEE ALSO:
"Jadi, ya aku kan udah sebenarnya berapa kali kan minta kita untuk cabut laporan kita untuk ini, ya ayo, cuman datang ketemu dulu, kita ngobrol dulu tentang semua ini, baru kan kita bisa sama-sama cari jalannya ke depannya sebaiknya gimana, yang enak buat kita berdua," pungkasnya.