Bagikan:

JAKARTA - Aktor Nurra Datau dipercaya untuk menjadi salah satu pemain dalam film terbaru rumah produksi Starvision berjudul Jodoh 3 Bujang yang mengambil cerita dari budaya pernikahan suku Bugis alias Makassar.

Nurra yang berperan sebagai Rifa mengaku sangat kesulitan hingga stres untuk masuk ke dalam karakternya di film ini.

"Berperan sebagai Rifa di sini, jujur ini adalah karakter aku yang paling aku mau jedotkan kepala banget," ujar Nurra Datau di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juni.

Karena bagi Nurra, di film ini bukan hanya harus memahami terkait budaya yang diangkat di dalam film namun juga karakter Rifa yang sangat bertolak belakang dengannya.

"Sebenarnya ini agak lain ya tantangan di karakter ini, selain dari bahasa seperti yg teman-teman bilang dan budaya yang harus dipelajari dan lain-lain lebih daripada itu karakter Rifa sendiri sangat nggak bisa masuk di aku," ungkapnya.

"The way her mind goes, cara dia berpikir, keputusan-keputusan yang dia ambil, dia sama manusia sendiri aku tuh benar-benar susah banget, butuh waktu untuk menyesuaikan hal itu ke diri aku," sambung Nurra Datau.

Meski sulit untuk masuk dalam karakter ini, Nurra akhirnya mencoba mensiasatinya dengan banyak diskusi bersama sang sutradara, Arfan Sabran.

"Pada akhirnya cuma bisa satu ya karena mau sekuat apapun opiniku apa yang harus dia lakukan sebagai seorang manusia pada akhirnya ya udah aku akan menerima bahwa memang ada dan mencoba mengerti dari perspektif orang yang memang mengerti dalam hal ini Pak Arfan," beber Nurra.

"Tapi aku memang, maksudnya aku sebagai orang aku legowo banget dan aku merasa aku bisa banget, aku punya kemampuan untuk mengerti dan benar-benar berempati kepada setiap orang di dunia ini," sambungnya.

Bahkan Nurra rela mengesampingkan rasa ego-nya yang tidak bisa menerima karakter Rifa ini demi bisa profesional bermain di film ini.

"Dan Rifa ini kayak orang pertama yang aku benar-benar, 'Girl, I don't get you at all, please' Jadi, itu mungkin ngobrol sama Pak Arfan dan kak Jourdy," kata Nurra.

"Pada saat itu Oke aku mengesampingkan ego aku sebagai Nurra dan benar-benar yang udah (terima) walaupun benar-benar berat ya, dan memang berat," pungkasnya.