Bagikan:

JAKARTA - Masa remaja adalah waktu yang penuh eksplorasi, termasuk dalam mengekspresikan diri lewat gaya rambut. Namun, kebiasaan menggunakan alat penata rambut dengan suhu tinggi, bahan kimia keras, atau mengikat rambut terlalu ketat dapat merusak rambut dan menyebabkan kerontokan sejak dini.

Menurut Dr. Viral Desai, ahli bedah kosmetik dan transplantasi rambut, banyak remaja mengalami kerontokan karena sering menggunakan alat pelurus, pengeriting, atau pengering rambut dengan panas berlebihan.

Panas tersebut dapat merusak lapisan pelindung rambut yang disebut kutikula, sehingga rambut menjadi rapuh dan mudah patah. Selain itu, perawatan kimia seperti pewarnaan dan pelurusan rambut juga memberikan tekanan besar pada rambut, membuatnya rentan rusak.

Gaya rambut ketat seperti kuncir kuda atau kepang yang terlalu rapat juga dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai alopecia traksi, di mana akar rambut tertarik secara terus-menerus hingga menyebabkan kerontokan yang bisa bersifat permanen.

Untuk menjaga rambut tetap sehat, penting bagi remaja untuk membatasi penggunaan alat panas dan selalu menggunakan produk pelindung panas sebelum menata rambut. Memilih sampo dan kondisioner yang lembut, bebas dari bahan kimia keras seperti sulfat, juga sangat dianjurkan agar rambut tetap terjaga kelembapannya.

Selain itu, hindari gaya rambut yang terlalu ketat agar rambut dan kulit kepala dapat beristirahat dan mengurangi risiko kerontokan.

Nutrisi juga memegang peranan penting dalam kesehatan rambut; konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, zinc, dan biotin dapat membantu mendukung pertumbuhan rambut yang kuat dan sehat.

Jika kerontokan rambut mulai terjadi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawatnya. Terapi topikal dengan larutan seperti minoksidil dapat merangsang pertumbuhan rambut jika digunakan dengan benar. Suplemen seperti biotin, vitamin D, dan minyak ikan juga dipercaya dapat mendukung kesehatan rambut dari dalam.

Selain itu, prosedur microneedling yang bersifat minimal invasif dapat meningkatkan produksi kolagen dan memperbaiki penyerapan produk perawatan rambut.

Namun, tidak semua masalah kerontokan dapat diatasi dengan produk bebas. Jika kerontokan rambut terus berlanjut atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kulit agar dapat diketahui penyebab pastinya dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

Dr. Desai mengingatkan agar tidak mudah tergoda produk yang menjanjikan hasil instan tanpa mengetahui akar masalahnya. Konsultasi dengan tenaga medis profesional tetap menjadi langkah terbaik untuk menjaga kesehatan rambut sejak dini.