Bagikan:

JAKARTA - Film debut dari sutradara Ryan Adriandhy terus melaju kencang dua minggu setelah Lebaran. Film Jumbo diumumkan sudah disaksikan lebih dari 5 juta orang.

Minggu, 20 April, Visinema Studios mengumumkan film Jumbo sudah ditonton oleh 5.472.439 penonton dan angkanya terus bertambah mengingat film ini masih mendominasi jumlah layar.

Selain itu film ini menjadi film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia, mengalahkan “Frozen II (2019) yang meraih 4,6 juta penonton lebih menurut data agregator online untuk film box office, Cinepoint.

Tak hanya melampaui perolehan penonton “Frozen II”, kini Jumbo juga memasuki daftar 10 film Indonesia terlaris sepanjang masa dan menjadi satu-satunya film animasi dalam daftar tersebut.

Mengutip data filmindonesia.or.id, sebelumnya 10 film Indonesia terlaris adalah:

1. “KKN di Desa Penari” (10.061.033)

2. “Agak Laen” (9.125.188)

3. “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part I” (6.858.616)

4. “Pengabdi Setan 2: Communion” (6.390.970)

5. “Dilan 1990” (6.315.664)

6. “Miracle in Cell No. 7” (5.861.067)

7. “Vina Sebelum 7 Hari” (5.815.945)

8. “Dilan 1991” (5.253.411)

9. “Sewu Dino” (4.891.469)

10. “Kang Mak: From Pee Mak” (4.860.565)

Perolehan penonton film Jumbo sudah menggeser Kang Mak: From Pee Mak, Sewu Dino, dan Dilan 1991. Kini, film Jumbo memiliki kemungkinan untuk menggeser film Vina Sebelum 7 Hari dan Miracle in Cell No.7.

“Rasanya sangat luar biasa melihat “JUMBO” bisa sampai sejauh ini, setiap harinya membawa kejutan yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Angka 5 juta penonton ini adalah hadiah besar untuk kami semua, seluruh kreator “JUMBO”, tim Visinema, dan para penonton di seluruh Indonesia,” kata Ryan Adriandhy.

“Kini “JUMBO” bukan lagi milik kami saja, tapi milik semua keluarga Indonesia. Harapan saya, cerita ini bisa menjadi bagian dari masa kecil anak-anak hari ini, dan terus hidup saat mereka kelak menceritakannya kembali kepada anak-anak mereka. Dengan begitu, “JUMBO” akan terus hidup, lintas generasi,” lanjutnya.

Film Jumbo menceritakan Don (Prince Poetiray), seorang anak yatim piatu yang ingin mementaskan dongeng buatan ayah dan ibunya. Keinginan itu menemukan kesulitan lantaran buku dongeng satu-satunya itu direbut oleh Atta (M. Adhiyat).

Saat ini, film Jumbo masih tayang di bioskop Indonesia.