JAKARTA – Nathalie Holscher akhirnya angkat bicara mengenai polemik yang mencuat setelah penampilannya sebagai DJ di sebuah klub di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia memberikan klarifikasi terkait perannya dalam acara tersebut serta responnya terhadap permintaan permintaan maaf yang ditujukan padanya.
"Assalamualaikum bapak bupati @syaharuddin_alrif_1, disini saya hanya di undang untuk mengisi acara di club dan di sawer oleh orang yang datang (Dan saya sangat berterimakasih)," tulis Nathalie Holscher dikutip VOI dari Instagram @nathalieholscher, Minggu, 20 April.
Ia menegaskan bahwa tugasnya sebatas profesional sebagai pengisi acara dan tidak lebih.
"Selebihnya setelah pekerjaan saya dipanggil untuk nge-DJ di sana tugas saya selesai lalu saya pulang," lanjutnya.
Namun, setelah acara tersebut, Nathalie mengaku terkejut ketika tiba-tiba diminta untuk datang kembali ke Sidrap guna menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
"Kemudian saya lagi live tiba-tiba ada bapak Rusdi mengajak PK di TikTok lalu berbicara bahwa saya disuruh datang kembali ke Sidrap untuk meminta maaf kepada masyarakat Sidrap (Saya bertanya salah saya dimana?)," ungkapnya.
Dalam komunikasi lanjutan melalui WhatsApp, Nathalie mengaku dengan tegas menolak permintaan tersebut.
"Lalu setelah itu kita berbicara by WA kepada pak Rusdi dan saya menjawab 'Saya tidak mau minta maaf'," beber mantan istri Sule ini.
BACA JUGA:
Nathalie juga menyampaikan bahwa situasi ini mulai mengganggu kenyamanan dan pekerjaannya.
"Lama-lama saya risih juga dan saya terganggu dengan pekerjaan saya," pungkasnya.