JAKARTA - Pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat.
Seperti di tahun sebelumnya, periode libur panjang akhir tahun menjadi waktu yang mana jutaan masyarakat Indonesia memilih kereta api sebagai moda transportasi utama untuk bepergian, baik untuk liburan maupun berkumpul bersama keluarga.
Dengan demikian, petugas KAI yang terdiri dari kondektur, pramugari, petugas layanan pelanggan, keamanan, kebersihan, porter, hingga teknisi, memiliki peran krusial dalam menjaga operasional kereta api tetap berjalan lancar.
Mereka bekerja tanpa kenal lelah untuk melayani penumpang, memastikan keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan selama perjalanan. Di tengah kepadatan penumpang pada libur Nataru, para petugas ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari jadwal kerja yang padat hingga tingginya intensitas mobilitas masyarakat.
Melihat kesibukan moda transportasi itu, sebuah perusahaan ritel pakaian global asal Jepang berinisiatif membagikan ribuan pakaian nyaman bertajuk bertajuk "The Heart of LifeWear" di Indonesia.
Acara ini berlangsung di Stasiun Gambir, Jakarta, dengan tujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat yang membutuhkan melalui donasi pakaian.
Secara global, program ini menargetkan penyumbangan hingga satu juta potong pakaian, sementara di Indonesia, sebanyak 15.100 produk pakaian dalam akan didistribusikan melalui kerja sama dengan berbagai mitra organisasi, termasuk dukungan untuk petugas garda terdepan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Melalui insiaitf ini , kami menyesuaikan jenis pakaian apa yang cocok untuk menunjang kenyamanan para petugas KAI yang bekerja di libur Nataru. Akhirnya tercetus innerwear AIRism yang diberikan selaras dengan iklim tropis di Indonesia," jelas Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO) dalam konferensi persnya di Jakarta, baru-baru ini.
AIRism sendiri merupakan seri innerwear yang ringan dan mudah menyerap keringat, didesain agar pemakainya merasa nyaman.
Turut hadir dalam acara ini seorang figur publik yang dikenal sebagai pendukung inisiatif keberlanjutan, yakni Maudy Ayunda. Ia menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Saya merasa program ini selaras dengan nilai-nilai yang mengutamakan kesejahteraan sosial, lingkungan, dan manusia, serta menjadi wujud nyata dari konsep pakaian yang tidak hanya fungsional tetapi juga meningkatkan kualitas hidup," papar Maudy.
BACA JUGA:
Sebanyak 2.100 potong pakaian dalam didistribusikan kepada petugas PT KAI di area Pulau Jawa. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan optimal bagi para petugas yang bekerja di lapangan, terutama mengingat iklim tropis Indonesia yang menuntut pakaian dengan sirkulasi udara yang baik dan mudah menyerap keringat.
Program ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada kontribusi positif bagi masyarakat dan para pekerja yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.
Apresiasi ini ditujukan khususnya kepada para petugas KAI yang tetap bertugas selama libur akhir tahun untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh penumpang di Indonesia.
"Kalau petugasnya bekerja dengan nyaman, maka hal-hal baik juga akan kembali ke penumpang kereta ya. Petugasnya memungkinkan bekerja sepenuh hati dan full senyum melayani penumpang di momen libur Nataru," pungkas Irma.