Lontong Cap Go Meh, Adaptasi Masyarakat Tionghoa Indonesia Terhadap Masakan Nusantara
Ilustrasi Lontong Cap Go Meh (Instagram @rempah_kita)

Bagikan:

JAKARTA -  Lima belas hari setelah Imlek, masyarakat Tionghoa akan merayakan satu lagi perayaan penutupan yang dikenal dengan Cap Go Meh. Sama halnya dengan Imlek,  Cap Go Meh juga tidak luput dengan sajian kuliner khas andalan, salah satunya adalah Lontong Cap Go Meh.

Lontong Cap Go Meh merupakan adaptasi masyarakat Tionghoa Indonesia terhadap masakan lokal Indonesia, khususnya Jawa. Sejarah Lontong Cap Go Meh bermula dari pendatang Tionghoa yang pada saat tiba di tanah air bermukim di kota-kota pelabuhan di pesisir utara Pulau Jawa, seperti Semarang, Pekalongan, Lasem, dan Surabaya sejak zaman Majapahit.

Menetap di Pulau Jawa membuat masyarakat Tionghoa jadi akrab dengan salah satu makanan Nusantara, yaitu Lontong. Akhirnya, saat merayakan Cap Go Meh di Tanah Air, mereka pun mengganti Yuanxiao, semacam kue onde yang biasanya disajikan saat Cap Go Meh di Tiongkok, dengan lontong. Nah, sejak itulah akhirnya dikenal nama masakan Lontong Cap Go Meh.

Lontong Cap Go Meh (Instagram @rempah_kita)

 

Hidangan ini dipercaya sebagai lambang asimilasi budaya antara kaum pendatang Tionghoa dengan penduduk pribumi Jawa. Lontong Cap Go Meh juga dipercaya sebagai makanan yang membawa keberuntungan karena tekstur lontong yang padat. Hal ini berlawanan dengan bubur yang pantang disantap saat merayakan Tahun Baru Imlek karena dipercaya membawa sial.

Bentuk lontong yang panjang juga dianggap melambangkan umur panjang. Telur sebagai salah satu menu pelengkap juga dipercaya sebagai lambang keberuntungan, sedangkan kuah santan dengan bumbu kunyit dipercaya sebagai lambang emas dan keberuntungan. Tidak heran jika Lontong dipilih menjadi kuliner khas Cap Go Meh agar penutupan perayaan tahun baru diselimuti dengan banyak keberuntungan.

Sajian Lontong Cap Go Meh tidak ada bedanya dengan lontong biasanya. Lauk pauknya yaitu kuah santan kuning, sayur lodeh, sambal goreng ati, acar, telur pindang, bubuk koya, abon sapi, sambal, serta kerupuk.

Penasaran dengan rasa Lontong Cap Gomeh? Anda bisa buat sendiri kudapan ini di rumah. Melansir Unilever Food Solutions, Jumat, 26 Februari, berikut resep dan cara pembuatan Lontong Cap Go Meh.

Membuat Opor Ayam

1 Ayam Broiler, potong 10 bagian

500 ml Santan Kental 

2 liter Air 

20 gr Penyedap rasa ayam 

60 gr bumbu dasar ayam kuning

50 ml Minyak

3 lembar Daun Salam 

80 gr Cabe merah, tumis dan giling halus 

Membuat Lontong

600 g Beras, cuci bersih dan tiriskan 

20 lembar Daun Pisang, untuk membungkus 

Membuat Sambal Goreng Hati Ampela

500 gr Hati ampela, dicuci, ditiriskan dan diiris tebal 

50 ml Asam jawa, oleskan ke hati ampela, cuci lagi 

100 ml Santan Tipis 

10 siung Bawang Merah, haluskan 

8 siung Bawang putih, haluskan 

2 cm Lengkuas, haluskan 

30 ml Kecap Manis 

Memasak Sayur Lodeh

500 gr Buah nangka muda 

400 g Kacang panjang, potong 3 cm 

3 bauh Terong, potong dadu 

50 gr Daun melinjo 

150 gr Labu siam, potong dadu 

100 gr Buah melinjo 

500 gr Jagung muda, potong dadu 

50 gr Cabai merah, potong dadu 

50 gr Cabai hijau, potong dadu 

 6 lembar Daun salam

30 g Udang rebon 

1,5 liter Santan kental 

1 liter Santan cair

30 g penyedap rasa ayam

Membuat Bumbu Abing

1 buah Kelapa, parut, lalu sangrai dengan daun jeruk sampai minyaknya keluarkan. Lalu sisihkan

5 lembar Daun Jeruk Limau 

10 butir Telur ayam rebus

50 gr Gula aren, parut 

10 buah Tahu ukuran sedang, goreng 

20 gr Asam jawa diperas dengan sedikit air 

Cara Membuat Lontong Cap Gomeh

Lontong 

Opor ayam

Sayur Lodeh

Sambal Goreng Hati Ampela

Bumbu abing

Persiapan

Membuat Opor Ayam

  1. Tumis bumbu dasar ayam kuning, masukkan ayam yang sudah dipotong-potong, dan cabai merah giling.
  2. Tumis hingga keluar air, masukkan air, dan daun salam.
  3. Tambahkan santan dan pelezat rasa ayam.
  4. Cicipi rasanya

Membuat Lontong

  1. Siapkan daun pisang lalu potong-potong kemudian bakar sebentar.
  2. Digulung seperti lemper dan ujungnya disematkan batang daun.
  3. Masukkan nasi ke dalamnya, lalu sematkan lidi di ujung lainnya. Masukkan ke dalam panci dan masukkan air hingga terendam.
  4. Rebus selama 5-6 jam, jika air hampir habis tambahkan air panas lagi. Jika nasi sudah terasa padat menandakan sudah matang, lalu siram dengan air matang dingin agar daun pisang tetap bersih. Kemudian letakkan secara menyamping agar tidak ada lagi sisa-sia air.

Membuat Sambal Goreng Hati Ampela

  1. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu tambahkan cabai merah dan tumis hingga berubah warna. Tambahkan lengkuas, daun salam, dan ati ampela, masak hingga tekstur lembut.
  2. Tambahkan santan encer, pelezat rasa ayam, dan kecap manis.
  3. Tambahkan daun salam dan lengkuas.
  4. Masak hingga kelapa mengental dan siap disajikan.

Memasak Sayur Lodeh

  1. Buah nangka muda direbus dengan santan sampai matang.
  2. Kemudian tambahkan bumbu halus, udang, daun salam, dan lengkuas.
  3. Tambahkan labu siam, buah melinjo, cabai, terong, kacang-kacangan, dan santan kental.
  4. Masak hingga matang dan angkat.

Membuat Bumbu Abing

  1. Campurkan semua bahan bumbu abing dan masak menjadi satu sambil diaduk sesekali.
  2. Masak hingga bumbu mengental dan terserap oleh tahu dan telur.
  3. Tambahkan daun salam dan lengkuas.
  4. Masak hingga kelapa mengental dan siap disajikan.

Cara Membuat Lontong Cap Gomeh

  1. Susun lontong di atas piring.
  2. Tuang opor ayam dan sayur lodeh di atas lontong.
  3. Tuang sambal goreng ati ampela dan bumbu abing.
  4. Lontong Cap Gomeh siap dihidangkan.