Eksklusif Rizky Nazar Optimistis Serial Indonesia Bisa Bersaing di Luar Negeri
Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Serial Indonesia unjuk gigi di luar negeri. Penayangan melalui over the top (OTT) serial 9 Bulan, Antares, dan Litlle Mom menjadi favorit di banyak negara. Kualitas dan isi cerita serial Indonesia bisa bersaing dengan produksi negara lain. Tak heran jika Rizky Nazar yakin serial Cinta Fitri yang dibintanginya juga akan diterima di luar negeri.

Bukan tanpa alasan ketika Cinta Fitri membuat Rizky Nazar yakin. Karena sinetron tersebut juga populer di Malaysia dan Singapura.

Cinta Fitri adalah sinetron yang pernah menjadi idola masyarakat pada era 2000-an. Dengan 1,002 episode dalam 7 season, sinetron Cinta Fitri adalah rekor terbaik dari rumah produksi MD Pictures.

Di bawah arahan sutaradara film Anggy Umbara, serial ini mendapat sentuhan modern untuk ditayangangkan di WeTV. Rizky Nazar mengaku antusias bergabung dalam serial yang diadaptasi dari sinetron terkenal.

Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

"Senang, deg-degan juga. Aku senang bisa jadi bagian project yang besar dan sudah legendaris tentunya. Sinetron yang panjang juga karena banyak orang yang tahu," ujar Rizky Nazar kepada tim VOI, di Kuningan, Jaksel, beberapa waktu lalu.

Mendapat peran Farrel yang dulu diperankan oleh Tengku Wisnu, Rizky Nazar mengaku tersangjung sekaligus terbebani. Dia tak ingin membuat penggemar sinetron kecewa. Tapi juga ingin menggaet penonton baru.

"Dan aku deg-degan juga karena penasaran respon dari penonton. Farrel yang dulu dimainkan Tengku Wisnu itu sukses banget sampai tujuh season di sinetron. Semoga aku bisa membawa kesuksesan dulu ke serial yang sekarang ini. Mudah-mudahan pada suka," harapnya.

Beban tanggung jawab kepada penggemar Cinta Fitri dijadikan semangat olehnya. "Ya pasti beban sih, karena Cinta Fitri dulu sukses banget. Fans Tengku Wisnu aja banyak banget dair Cinta Fitri. Tapi aku cukup pede dengan hasilnya," tuturnya.

Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

Apa yang membuatnya yakin? "Karena sebelum aku lihat hasilnya, Pak Manoj Punjabi, Mas Anggy Umbara bilang mereka suka banget. Pak Manoj bilang suka banget. Aku percaya sama Pak Manoj, jadi sedikit amgin segar dari kekuatiran aku. Semoga hasilnya bagus," katanya.

Menurut Rizky Nazar serial Cinta Fitri lebih modern dan menarik. Karena serial ini merangkum cerita yang panjang menjadi lebih padat. "Setiap scene bakal seru dan disini dibuat dengan sinematografi yang bagus banget. dan juga skenario yang keren. Jadi aku percaya ini bakal jadi sesuatu yang keren," tegasnya.

Malang melintang di sinetron sebelum masuk serial, Rizky Nazar mengaku kualitas serial berbeda dengan senitron. "Beda sih, beda banget. Karena dari persiapannya ini mungkin bisa dibilang lebih serius. Mungkin persiapan sinetron di awal itu juga serius, tapi setelah tayang. Kejar tayang pasti ada kualitas yang nggak bisa dapat dengan waktu sesingkat itu," paparnya.

"Proses syuting sebenarnya kurang lebih sama. Tapi di sini nggak dikejar-kejar waktu kayak di sinetron. Dan kita bisa lebih santai, lebih observasi. lebih mikir mau dibawa kemana. Lebih bebas berekspresi di sini," tambahnya.

MENEMBUS PASAR DUNIA

Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

Serial Cinta Fitri tayang di WeTV sehingga juga bisa dinikmati di luar negeri. Rizky Nazar antusias dengan penayangan Cinta Fitri di luar negeri.

"Semoga bisa sukses di luar juga. Aku PD dengan hasil yang keren kayak gini. Semoga bisa diterima di luar," jelasnya.

Penayangan di OTT, lanjutnya, memberi motivasi sebagai sineas untuk meningkatkan kualitas. "Biar perfilman Indonesia terus meningkat dengan persaingan yang lebih ketat kalau sampai Internasional kan kita termotivasi untuk bikin lebih bagus lagi, lebih bagus lagi. Senang pastinya," katanya.

Seberapa optimis Cinta Fitri akan diterima di luar negeri? "Aku cukup optimis sih, karena persiapan serial ini nggak main-main. Dan sutaradara yang digaet juga sutradara film yang biasa mengerjakan film out of the box dan keren. Aku pede dengan bekal yang ada di serial ini," jelasnya.

Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

Pengalaman Rizky Nazar di serial membuatnya punya impian masa depan. "Aku nggak tahu ya untuk masa depan mau seperti apa. Kalau karakter nggak pernah bayangkan. Asal ceritanya bagus akan aku lakuin," jelasnya.

"Ke depan semoga film Indonesia dengan adanya OTT yang membuat orang luar bisa ikut nonton semoga film kira bisa ikut bersaing menyusul Korea. Negara Asia yang sudah sukses global filmnya," tegasnya.

Dari segi cerita, lanjutnya, serial Indonesia tidak kalah dengan serial luar negeri. "Dan pengambilan gambar juga nggak kalah. Yang kita butuhkan adalah kepercayaan lebih penonton Indonesia untuk nonton di OTT resmi. Bukan lewat bajakan, biar kita bisa bikin lebih bagus lagi," tegasnya.

Rizky Nazar (Foto: MD Pictures, DI: Raga/VOI)

Pembajakan secara digital, lanjutnya, menjadi sangat mudah dilakukan. Bahkan waktu penayangannya juga tidak jauh dari penayangan resmi. Ini membuat Rizky Nazar kuatir.

"Jadi kalau ditonton bajakan statistiknya nggak masuk. Datanya nggak ada, jadi kita nggak bisa tahu bagus tidaknya produk kita. Makanya penting banget untuk tidak nonton via bajakan," pesannya.

Rizky Nazar menekankan diri sendiri ada yang harus ditingkatkan supaya bisa tembus market dunia. "Yang penting itu kita PD, lebih dieksplore lagi. Kita punya banyak budaya yang asyik dan seru. Aku percaya ke depannya kita bisa maju," tegasnya.