Bagikan:

JAKARTA - Bagi para pecinta makanan manis, es krim soft serve tentu sudah tidak asing lagi. Teksturnya yang lembut dan rasanya creamy membuatnya digemari sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1930-an.

Secara umum, soft serve dibuat dari campuran susu, krim, dan gula, mirip dengan es krim biasa, namun proses pembekuannya dilakukan langsung di dalam mesin khusus.

Dilansir dari laman Unilad, menurut penjelasan dari America's Test Kitchen, mesin tersebut menyimpan cairan dasar es krim pada suhu tepat di atas titik beku.

Saat mesin bekerja, cairan ini dicampur dengan udara dan rasa tambahan, kemudian diproses hingga mencapai suhu sekitar -3°C sebelum keluar menjadi es krim lembut yang langsung disajikan ke cone atau cup.

Meski terdengar sederhana dan aman, banyak orang terkejut setelah melihat kondisi bagian dalam beberapa mesin soft serve yang ternyata jauh dari kata bersih.

Sekitar tujuh tahun lalu, Inside Edition melakukan investigasi terhadap sejumlah mesin soft serve di berbagai toko di New York.

Mereka menguji 40 sampel es krim dan hasilnya menunjukkan delapan di antaranya mengandung kadar bakteri coliform yang tinggi. Meski bakteri tersebut tidak selalu menyebabkan penyakit, kehadirannya menunjukkan prosedur kebersihan mungkin tidak dilakukan dengan baik.

Investigasi ini berawal dari seorang pegawai McDonald’s di Louisiana yang membagikan foto kondisi bagian dalam mesin es krim di tempatnya bekerja. Bagian penampung tetesan mesin terlihat sangat kotor, sehingga banyak orang langsung kehilangan selera.

Menanggapi hal ini, pihak McDonald’s menyatakan bagian yang terlihat kotor tersebut tidak bersentuhan dengan es krim, dan mesin mereka menjalani prosedur pembersihan rutin sesuai standar.

Walau begitu, video dan hasil investigasi tersebut membuat banyak orang merasa ragu untuk menikmati soft serve kembali. Warganet menunjukkan rasa jijik dan khawatir di kolom komentar.

"Aku jadi takut makan apa pun setelah lihat ini," tulis warganet.

"Ini alasan kenapa aku lebih suka es krim yang disendok," komentar warganet lainnya.

"Hal penting rasanya enak dan tidak bikin sakit," kata warganet lainnya.

"Kayaknya aku mulai berhenti makan macam-macam,” timpal warganet lainnya.

Pada akhirnya, bukan berarti semua mesin soft serve kotor. Namun hal ini menjadi pengingat bahwa kebersihan mesin pengolah makanan sangat penting dan jangan diabaikan. Bagi pelanggan, memilih tempat yang terpercaya dan menjaga kewaspadaan tentu menjadi langkah bijak.