Bagikan:

YOGYAKARTA – Tulang ekor sakit saat duduk? Yuk cari tahu penyebab dan cara mengatasinya dalam ulasan di bawah ini.

Nyeri pada tulang ekor saat duduk biasanya disebabkan oleh masalah pada struktur tuang ekor atau jaringan di sekitarnya seperti ligamen, otot, maupun tendon. Rasa nyeri yang muncul bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga tajam dan menusuk. Dalam kasus tertentu, nyeri pada tulang ekor bisa membuat penderitanya kesulitan beraktivitas lantaran berkurangnya kemampuan bergerak saat gejalanya muncul.

Penyebab Tulang Ekor Sakit saat Duduk

Dalam medis, rasa nyeri pada tulang ekor disebut dengan coccydynia. Tulang ekor (coccyx) terletak di bagian bawah tulang belakang dan terdiri dari tiga hingga lima tulang belakang (vertebra) yang menyatu.

Dikutip dari Cleveland Clinic, tulang ekor sakit saat duduk bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:

  • Jatuh

Jatuh dengan benturan keras dapat menyebabkan tulang ekor memar, retak (fraktur), atau bergeser dari posisinya.

  • Cedera Akibat Gerakan Berulang (Repetitive Strain Injuries/RSI)

Aktivitas seperti bersepeda dan mendayung mengharuskan tubuh bergerak condong ke depan dan ke belakang secara berulang. Gerakan yang dilakukan terlalu sering dapat membebani jaringan di sekitar tulang ekor.

  • Kehamilan atau Persalinan

Pada trimester ketiga kehamilan, tubuh melepaskan hormon yang melunakkan area antara tulang ekor dan sakrum (bagian panggul tepat di atas tulang ekor). Hal ini bertujuan memberi kelenturan pada tulang ekor selama proses persalinan, yang merupakan bagian dari proses alami tubuh. Namun, pada beberapa kasus, otot dan ligamen di sekitar tulang ekor dapat meregang terlalu jauh sehingga menimbulkan nyeri. Ketegangan pada jaringan lunak ini juga dapat mengurangi kemampuannya menopang tulang ekor pada posisi yang tepat.

  • Kelebihan Berat Badan

Berat badan berlebih memberikan tekanan tambahan pada tulang ekor, yang dapat membuatnya condong ke belakang dan memicu rasa nyeri.

Berat badan terlalu rendah. Lemak tubuh yang terlalu sedikit berarti bantalan alami di area bokong berkurang. Tanpa bantalan tersebut, tulang ekor dapat bergesekan langsung dengan otot, ligamen, dan tendon, sehingga menyebabkan peradangan.

  • Duduk Terlalu Lama

Duduk dalam waktu lama, terutama di permukaan keras, dapat memberikan tekanan berlebihan pada tulang ekor dan memicu rasa tidak nyaman.

Dalam kasus yang sangat jarang, nyeri tulang ekor saat duduk dapat menjadi tanda adanya kanker di dekat tulang ekor atau kanker metastasis yang telah menyebar ke tulang. Kondisi ini sangat jarang terjadi.

Jenis kanker yang paling mungkin menyebabkan nyeri tulang ekor antara lain:

  • Kanker prostat.
  • Kanker kolorektal (usus besar).

Jika tumor menjadi penyebab nyeri tulang ekor, gejala kanker tambahan yang mungkin muncul meliputi:

  • Mati rasa atau kesemutan pada lengan, kaki, atau area selangkangan.
  • Kesulitan buang air kecil atau buang air besar.
  • Benjolan yang terlihat di sekitar area tulang ekor.

Cara Mengatasi Tulang Ekor Sakit saat Duduk

Masih dari Cleveland Clinic, cara mengatasi tulang ekor sakit saat duduk biasanya akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan yang dialami pasien.

Terkadang, perawatan rumahan saja sudah cukup. Namun, jika perawatan rumahan tidak efektif, tenaga medis mungkin akan merekomendasikan perawatan nonbedah atau bedah.

Sekitar 90 persen kasus nyeri tulang ekor saat duduk dapat membaik dengan perawatan rumahan. Beberapa langkah yang bisa dicoba antara lain:

  • Mengonsumsi NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  • Duduk di atas bantal berbentuk donat atau bantal gel berbentuk baji untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor.
  • Berendam air hangat untuk merilekskan otot dan meredakan nyeri.
  • Mengompres area punggung bawah dengan kompres panas atau dingin selama 20–30 menit, beberapa kali sehari.
  • Mengonsumsi pelunak tinja jika mengalami nyeri saat buang air besar.

Jika perawatan rumahan tidak membantu atau nyeri terus berulang, tenaga medis dapat merekomendasikan perawatan nonbedah seperti:

  • Blok saraf kokigeal (suntikan obat bius dan steroid untuk meredakan nyeri dan peradangan).
  • Terapi pijat (biasanya hanya memberikan kelegaan sementara).
  • Fisioterapi untuk meregangkan otot dan memperbaiki postur tubuh.

Demikian informasi tentang penyebab dan cara mengatasi tulang ekor sakit saat duduk. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.