Bagikan:

YOGYAKARTA - Mandi air garam dikatakan berguna untuk merelaksasi otot-otot yang tegang dan menghilangkan nyeri. Namun, adakah efek samping atau bahaya mandi air garam?

Mandi mineral atau yang menggunakan air garam sudah menjadi salah satu bentuk terapi yang sejak lama dilakukan oleh para pendahulu kita. Mandi dengan air garam tertentu diyakini bisa mengundang khasiat untuk tubuh.

Garam Epsom merupakan jenis garam yang sering digunakan untuk mandi. Garam ini mudah dilarutkan dalam air hangat dan diyakini mampu menghilangkan rasa nyeri.

Mandi air garam setidaknya dipercaya memberikan beberapa manfaat. Antara lain meredakan nyeri otot dan sakit kepala, melancarkan peredaran darah, meringankan nyeri sendi, menenangkan pikiran, dan membuat tidur lebih nyenyak.

Bahaya Mandi Air Garam

Namun, meski dipercaya kaya khasiat, masih banyak orang yang masih meragukan hal ini dan mempertanyakan efek samping dari mandi air garam.

Dikutip dari Healthline, jika dimanfaatkan sebagai rendaman atau mandi, garam Epsom umumnya lebih aman.

Namun, untuk beberapa orang, garam Epsom dapat menimbulkan reaksi saat digunakan untuk mandi. Hal ini sering ditemukan pada pemilik kulit sensitif.

Jika Anda belum pernah mandi dengan garam ini, sebaiknya pertimbangkan untuk mengujinya terlebih dahulu pada sebagian kecil kulit. Jika selanjutnya masih aman, maka Anda bisa melanjutkan mandi dengan garam Epsom. Selain itu, jangan merendam kulit yang terluka dalam air garam.

Bagi orang yang kekurangan cairan dalam tubuh, sebaiknya tidak perlu mandi air garam. Sebab, air garam akan menyerap kelembapan dan membuat dehidrasi.

Hentikan penggunaan jika Anda mengalami kondisi di bawah ini:

- Kulit gatal,

- Reaksi alergi seperti ruam,

- Infeksi kulit.

Cara Mandi Air Garam

Untuk orang dewasa direkomendasikan menggunakan maksimal 400 gram garam Epsom per 4 liter air hangat. Jika takarannya melebihi dari yang ditentukan, air akan terasa licin. Garam ini juga akan menjadikan kulit kering.

Selanjutnya, Anda bisa berendam setidaknya selama 15 menit. Jika Anda berniat untuk meredakan nyeri, pastikan suhu air tidak terlalu panas. Alih-alih mengurangi pembengkakan, air panas dapat memperburuk rasa nyeri.

Demikianlah ulasan mengenai bahaya mandi air garam​​. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendap bahaya mandi air garam​​ atkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+