JAKARTA -Memiliki rasa empati yang tinggi adalah anugerah, namun tanpa kendali, empati bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri. Psikolog klinis Virginia Hanny, M.Psi., mengingatkan pentingnya menjaga batasan sehat, terutama saat kita menghadapi situasi krisis atau bencana yang berkepanjangan.
Jika terus-menerus menyerap penderitaan orang lain tanpa jeda, kita berisiko mengalami compassion fatigue atau kelelahan emosional yang mendalam.
Bahaya di Balik Niat Baik
Kondisi ini sering kali menghinggapi para tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat umum yang terlalu terlibat secara emosional. Alih-alih membantu, penolong justru bisa merasa kewalahan bahkan ikut mengalami trauma.
"Penting untuk menyadari bahwa kita bisa tetap peduli tanpa harus memikul tanggung jawab atas semua penderitaan orang lain," ungkap Virginia seperti dilansir dari ANTARA.
Cara Menjaga Empati Tetap "Sehat"
Agar niat baik kita tidak menguras kesehatan mental diri sendiri, berikut adalah beberapa langkah psychological boundaries yang disarankan:
Bedakan Empati dengan Over-involvement: Anda bisa memahami perasaan orang lain tanpa harus larut sepenuhnya dalam penderitaan mereka hingga kehilangan diri sendiri.
BACA JUGA:
Akui Keterbatasan Diri: Sadarilah bahwa setiap orang punya kapasitas emosional yang terbatas. Kita tidak bisa membantu semua orang dalam waktu yang bersamaan.
Beri Jeda dari Konten Berat: Hindari paparan gambar, video, atau narasi emosional yang intens secara terus-menerus. Matikan notifikasi berita sejenak jika mulai merasa sesak atau stres.
Isi Ulang Energi: Alihkan perhatian ke aktivitas yang menenangkan seperti olahraga, hobi kreatif, atau refleksi diri untuk memulihkan kapasitas emosional Anda.
Menjaga Diri Bukan Berarti Tidak Peduli
Banyak orang merasa bersalah saat mereka menarik diri sejenak dari situasi krisis. Namun, Virginia menegaskan bahwa menjaga jarak sehat bukan berarti mengurangi rasa kemanusiaan.
Justru dengan menjaga kesehatan mental sendiri, kita memastikan bahwa "bahan bakar" empati kita tidak habis, sehingga kita bisa terus membantu orang lain dalam jangka panjang.