Bagikan:

YOGYAKARTA – Latihan meningkatkan kekuatan otot tungkai perlu dilakukan secara rutin agar hasilnya optimal dan otot menjadi lebih kuat. Rutinitas latihan yang teratur membantu otot memperbaiki diri dan beradaptasi, sehingga bisa meningkatkan kekuatan dan daya tahan secara keseluruhan.

Perlu diketahui, otot tungkai (juga dikenal sebagai otot kaki) merupakan sekelompok otot yang terletak di bagian bawah tubuh munusia, seperti glutes, hamstring, otot pinggul, dan quadriceps. Fungsi utama otot tungkai yakni menggerakkan kaki dan menopang berat tubuh.

Nah, menguatkan otot tungkai bisa memberikan manfaat besar, seperti membantu menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko cedera saat terjatuh.

Latihan Meningkatkan Kekuatan Otot Tungkai

Dikutip dari laman WebMD dan Healthline, berikut beberapa latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai:

  1. Dumbbell Lunge

Lunge merupakan latihan yang melibatkan otot kaki dan otot inti secara bersamaan. Gerakan ini bekerja pada otot paha atas seperti hamstring, glutes (otot bokong), pinggul, dan quadriceps.

Jika Anda memiliki masalah pada lutut, latihan ini mungkin perlu dihindari. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan apakah lunge aman bagi Anda.

Cara melakukan dumbbell lunge:

  • Berdirilah dengan posisi kaki selebar pinggul sambil memegang dumbbell di samping tubuh.
  • Jaga tubuh tetap tegak, lalu langkahkan satu kaki ke depan.
  • Tekuk kedua lutut hingga membentuk sudut 90 derajat.
  • Pastikan telapak kaki depan tetap menapak penuh pada lantai.
  • Dorong tubuh kembali ke posisi berdiri dengan menggunakan kedua kaki.
  • Ulangi gerakan dengan kaki yang berlawanan.
  1. Goblet Squat

Squat adalah latihan yang efektif untuk meningkatkan kekuatan kaki dan sangat cocok bagi pemula. Berikut cara melakukan goblet squat:

  • Pegang dumbbell/barbel, atau beban lainnya dengan kedua tangan di depan dada.
  • Posisikan kaki selebar bahu.
  • Turunkan tubuh ke posisi squat dengan menekuk lutut hingga pinggul berada lebih rendah dari lutut.
  • Pastikan punggung tetap lurus selama gerakan.
  • Kembali berdiri dan ulangi.

  1. Back Squat

Back squat menargetkan bagian belakang tubuh (posterior chain), terutama glutes dan hamstring.

  • Cara melakukan back squat:
  • Letakkan barbell di atas otot trapezius dan berdiri dengan kaki selebar bahu.
  • Arahkan pandangan ke depan, buka dada, dan posisikan ujung kaki sedikit mengarah keluar.
  • Dorong pinggul ke belakang, tekuk lutut, lalu turunkan tubuh ke bawah.
  • Pastikan lutut mengarah sedikit ke luar dan tidak masuk ke dalam.
  • Turunkan tubuh hingga paha sejajar dengan lantai (atau sesuai kemampuan mobilitas Anda), lalu dorong kembali ke posisi awal.
  1. Front Squat

Front squat menargetkan bagian depan tubuh, terutama otot quadriceps. Berikut cara melakukan front squat:

  • Letakkan barbell di depan bahu, dengan jari-jari tangan mengait bar menggunakan genggaman underhand. Angkat siku tinggi dan arahkan pandangan ke depan.
  • Dorong pinggul ke belakang, tekuk lutut, dan turunkan tubuh. Pastikan lutut mengarah keluar dan dada tetap terbuka agar tubuh tidak condong ke depan.
  • Turunkan tubuh hingga paha sejajar lantai atau sejauh yang memungkinkan, lalu dorong kembali ke posisi berdiri.
  1. Romanian Deadlift

Latihan Romanian deadlift membantu memperkuat otot bokong, hamstring, dan betis sekaligus meningkatkan mobilitas pinggul.

Cara melakukan Romanian deadlift:

  • Pegang barbell atau dumbbell di kedua tangan. Jaga punggung tetap lurus dan pandangan menghadap ke depan.
  • Hinge atau tekuk tubuh ke depan dari pinggul sambil menurunkan beban ke arah lantai dengan lutut sedikit ditekuk. Biarkan beban bergerak mengikuti garis kaki.
  • Turunkan hingga terasa peregangan pada hamstring, lalu kembali ke posisi berdiri.

Demikian informasi tentang latihan meningkatkan kekuatan otot tungkai. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.