YOGYAKARTA – Kadangkala gigitan serangga tidak berdampak serius pada manusia. Namun, beberapa gigitan serangga beracun berpotensi memicu gangguan kesehatan tertentu seperti bengkak, demam, dan sebagainya. Artikel ini akan memberikan informasi terkait serangan serangga beracun sekaligus cara menanganinya.
Gejala Gigitan Serangga Beracun
Dilansir dari AI Care, serangga beracun biasanya akan memasukkan racunnya ke dalam tubuh manusia. Saat itu pula akan muncul reaksi tertentu hingga menimbulkan gejala tertentu.
Dalam situs Health Direct dijelaskan bahwa gigitan serangga biasanya meninggalkan semacam luka tusuk di kulit. Saat itu terjadi, akibat dari gigitan atau tusukan serangga itu bisa bermacam-macam tergantung jenis serangga yang telah menggigit Anda. Namun secara umum gejala gigitan serangga mengandung racun adalah sebagai berikut.
- Iritasi kulit
- Terjadi pembengkakan
- Muncul benjolan
- Melepuh di sekitar bekas gigitan
- Muncul sensasi terbakar yang hebat
- Kulit memerah di area bekas gigitan
- Rasa sakit yang umumnya mereda setelah sekitar satu jam
- pembengkakan di sekitar sengatan
Berbeda, gejala gigitan serangga pada kasus berat akan harus segera ditangani oleh medis. Biasanya gejala berat diakibatkan gigitan serangga dengan racun tinggi seperti kalajengking, tarantula, dan serangga lainnya. Berikut ini gejala gigitan serangga dengan racun berat, dilansir dari Cleveland Clinic.
- Perut sakit terasa kram
- Air liur keluar secara berlebihan
- Berkeringan deras
- Denyut nadi cepat
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Nyeri otot, kekakuan atau kejang di seluruh tubuh
- Mati rasa di tubuh
- Sensitif terhadap cahaya
- Bicara jadi tidak jelas
- Sulit bernapas
- Sulit menelan makanan atau minuman
Cara Meredakan Gigitan Serangga Beracun
Meredakan gigitan serangga bisa saja dilakukan di rumah. Namun upaya tersebut hanya diperuntukan bagi racun serangga kasus ringan hingga sedang. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut, dilansir dari AI Care.
- Jika serangga atau baguan tubuhnya masih menempel di kulit segera singkirkan
- Pindahkan korban gigiran serangga di area yang aman dan bersih sehingga gigitan tidak kembali terjadi
- Cuci lalu bilas titik tubuh yang digigit serangga, Anda bisa menggunakan air bersih dan sabun
- Segera kompres menggunakan es batu agar bekas gigitan tidak makin nyeri atau bengkak. Kompres dilakukan antara 10 hingga 20 menit
- Jika bekas gigitan memicu cedera, angkat bagian bekas gigitan lebih tinggi dari jantung
- Anda bisa berikan krim antigatal atau pereda nyeri untuk meringankan gejalanya.
BACA JUGA:
Cara Mencegah Gigitan Serangga
Pencegahan gigitan serangga sebenarnya bisa diantisipasi dengan mudah. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.
- Pakai semprotan antiserangga saat Anda berada di area yang banyak terdapat serangga
- Usahakan mengenakan celana panjang dan baju panjang
- Bersihkan area yang mungkin ditinggali serangga seperti di kasur, sofa, dan sebagainya
- Saat beraktifitas di alam hindari menggunakan parfum beraroma bunga
- Menghindari kawanan serangga yang berpotensi jadi agresif seperti lebah atau semut
- Kenakan sepatu atau alas kaki saat berjalan di taman terbuka.
Itulah informasi terkait gigitan serangga beracun. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.