Bagikan:

YOGYAKARTA – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kentang goreng bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Tentu saja dengan porsi yang berlebih dan juga hanya salah satu faktor saja. Untuk mencegah mengembangkan risiko penyakit, makan makanan sehat penting dilakukan. Tidak hanya memilih makanan yang bernutrisi, tetapi juga mempertimbangkan cara mengolahnya. Untuk mengolah kentang agar lebih sehat lebih direkomendasikan dimasak dengan cara tertentu.

Lantas, mana yang lebih sehat? Direbus, dikukus, atau dipanggang, yang pasti bukan digoreng. Menurut peneliti di Universitas Harvard, Seyed Mohammad Mousavi, Ph.D. dilansir Health, salah satu masalah besar dari penelitian adalah tidak meneliti tentang bagaimana kentang dimasak. Mousavi dan tim, meneliti partisipan dengan kuesioner diet untuk menunjukkan frekuensi konsumsi ketang goreng, panggang, rebus, atau tumbuh. Dengan membandingkan data, ditemukan bahwa makan tiga porsi kentang goreng per minggu meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 20 persen. Di sisi lain, makan kentang tumbuk dari kentang yang direbus, dikukus, atau dipanggang, tidak signifikan peningkatan risikonya.

tips mengolah kentang yang aman risiko diabetes tipe 2
Ilustrasi tips mengolah kentang yang aman risiko diabetes tipe 2 (Freepik)

Metode memasak kentang dengan dikukus, direbus, atau dipanggang, lebih aman karena tidak memakai suhu tinggi yang bisa mengubah lemak sehat menjadi lemak trans dan menghasilnya senyawa berbahaya. Berikut, tips memasak kentang yang aman dari risiko terkena diabetes tipe 2.

Dipanggang

Kentang yang dipanggang, memiliki rasa yang nikmat meski hanya ditaburi garam atau oregano dan herba aromatik lainnya. Melansir Real Simple, Selasa, 19 Agustus, memanggang adalah salah satu cara yang lebih sehat untuk mengolah kentang karena tidak memerlukan bahan tambahan apapun. Tetapi pastikan kentang tidak gosong atau dipanggang dengan suhu medium saja dan tidak terkena api langsung.

Direbus atau dikukus

Ahli diet dan nutrisi Roxana Ehsani, MS., RD., CSSD., LDN., mengatakan bahwa cara mengolah kentang paling sehat dan bergizi adalah dengan direbus atau dikukus. Mengingat media memasak kentang rebus adalah air, hasil nutrisi kentang tetap murni. Namun kentang rebus yang biasanya memiliki rasa hambar, sering menyebabkan orang mencampurkan olahan tidak sehat untuk mendapatkan rasa yang kaya. Misalnya menambahkan banyak mayones, garam, dan minya sayur lebih banyak. Maka disarankan menikmati kentang rebus dengan tanpa mayones atau tambahan garam.

Pilih olah dengan lemak sehat

Sering kali, saat kentang diolah menjadi mashed potato atau kentang tumbuk, ditambahkan lemak yang tidak sehat dari susu full cream dan margarin tinggi lemak. Ehsani menyarankan untuk menambahkan dengan bahan yang tinggi lemak tak jenuh serta antioksidan. Misalnya minyak zaitun dan alpukat. Hindari bahan-bahan tambahan yang tidak sehat, seperti bacon, keju, krim asam, krim, dan saus, atau mayones. Gantinya, bisa menambahkan dengan rempah atua herba aromatik untuk mendapatkan rasa sempurna.

Selain tips mengolah kentang yang aman risiko penyakit yang dijelaskan di atas, disarankan memasak kentang bersama kulitnya. Sebab sebagian besar nutrisi kentang terletak di antara kulit.