JAKARTA - Selera memang tidak bisa diperdebatkan, namun ada beberapa hidangan tradisional dari berbagai belahan dunia yang kerap mendapat reaksi negatif dari para pencicip.
TasteAtlas, sebuah platform peta kuliner dunia, merilis daftar tahunan bertajuk "100 Worst-Rated Foods in the World", yang menyoroti makanan-makanan dengan rating terendah berdasarkan ulasan publik.
Meski beberapa makanan ini memiliki nilai historis dan budaya yang tinggi, rasa dan tampilannya sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi penikmatnya. Berikut adalah 7 makanan paling tidak enak versi TasteAtlas.
1. Svid
Hidangan unik bernama svid asal Islandia menjadi makanan paling tidak enak versi TasteAtlas. Svid dibuat dari kepala domba yang dibelah dua, dibakar untuk menghilangkan bulunya, lalu dimasak.
Biasanya, svid disajikan bersama tumbukan lobak Swedia, rhubarb jelly, dan kentang tumbuk, terutama saat perayaan musim dingin Islandia yang disebut Þorrablót. Hidangan ini awalnya diciptakan saat orang-orang tidak boleh menyia-nyiakan bagian mana pun dari hewan ternak.
Meskipun syid dikenal sangat lezat, beberapa orang mungkin merasa aneh karena harus menatap mata domba tersebut.
2. Blodpalt
Blodpalt adalah jenis pangsit gelap yang kaya nutrisi dan berasal dari daerah utara Swedia dan Lapland, Finlandia. Pangsit ini dibuat dengan tepung gandum hitam atau barley dan darah hewan.
Dulunya, blodpalt dibuat menggunakan darah rusa kutub, namun sekarang ada berbagai versi regional yang memakai darah dari hewan lain, ditambah rempah-rempah, bahkan kentang tumbuk.
Beberapa varian blodpalt diisi dengan tumisan bawang dan potongan daging asap. Hidangan ini biasanya dimasak dalam kaldu daging beraroma kuat dan disajikan sebagai pendamping dengan daging asap, mentega, dan selai lingonberry.
3. Thorramatur
Thorramatur adalah sajian berbagai makanan tradisional Islandia yang biasanya dinikmati selama bulan Nordik bernama Þorri, berlangsung dari pertengahan Januari hingga pertengahan Februari.
Makanan itu diantaranya ikan dan daging yang telah diawetkan dipotong kecil-kecil lalu disajikan bersama roti gandum (rúgbrauð) dan mentega dalam bentuk prasmanan.
Ikan dan daging yang diawetkan diantaranya daging hiu fermentasi, domba asap, kepala domba yang dibakar, sosis darah, dan lainnya. Semua makanan ini bisa diasamkan sesuai selera.
Minuman pelengkap khasnya adalah brennivín, sejenis minuman keras beraroma, serta bir musiman yang khusus diproduksi untuk perayaan Þorri.
4. Truchas a la Navarra
Truchas a la Navarra adalah hidangan ikan dari daerah Navarre, Spanyol. Hidangan ini terbuat dari ikan trout, jamón serrano (sejenis ham Spanyol), tepung, lemon, peterseli, minyak zaitun, dan garam. Trout dibumbui, dilapisi tepung, lalu digoreng dalam minyak zaitun hingga keemasan dan matang.
Setelah itu, ikan diisi dengan potongan jamón serrano yang telah ditumis, dan diberi perasan lemon. Sebelum disajikan, hidangan ini biasanya ditaburi potongan jamón dan peterseli cincang.
5. Chapalele
Chapalele adalah roti khas dari Pulau Chiloé, Chili, yang hanya terbuat dari dua bahan utama, yakni kentang dan tepung. Chapalele dikukus dan dimasak dalam curanto, sebuah lubang di tanah yang digunakan untuk memasak makanan secara tradisional.
Namun, chapalele juga bisa digoreng atau dipanggang. Hidangan ini bisa dimakan sebagai camilan atau dijadikan pelengkap dalam sajian daging atau sup.
6. Belut Jeli
Belut Jeli adalah makanan kaki lima khas masyarakat Cockney di London yang telah ada sejak abad ke-18. Dulu, hidangan ini merupakan cara murah dan mudah untuk membuat makanan bergizi, karena belut sangat melimpah di Sungai Thames. Belut dipotong-potong, direbus selama 30 menit dengan bumbu, lalu didinginkan hingga membentuk gelatin alami.
Teksturnya lembut dan kenyal, rasanya ringan, sedikit asin, mirip dengan herring yang diasinkan, namun tanpa aroma amis yang menyengat. Hidangan ini biasanya disajikan dengan lada putih dan cuka untuk memperkuat rasa.
7. Ramen Burger
Ramen burger adalah variasi unik dari hamburger, di mana daging terbuat dari mie ramen yang digoreng diselipkan di antara dua roti. Dagingnya biasanya dibalur saus shoyu dengan daun arugula dan daun bawang di atasnya.
BACA JUGA:
Hidangan ini diciptakan oleh Keizo Shimamoto, seorang blogger ramen, yang memperkenalkannya pada tahun 2013 di Brooklyn. Ramen burger begitu populer hingga masuk dalam daftar 17 burger paling berpengaruh sepanjang masa versi Time Magazine.