JAKARTA - Olahraga kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang saat ini. Metode dalam berolahraga juga semakin banyak dibicarakan, salah satunya terkait penggunaan alas kaki atau tidak.
Dikutip dari Verywell Fit, pada Senin, 11 Agustus 2025, olahraga tanpa alas kaki semakin tren, karena dinilai terasa lebih bebas dan alami, hingga membuat kaki lebih kuat. Mengenai hal ini, pelatih kebugaran di Maximum Potential Calisthenics, Dave Mace, mengatakan bahwa olahraga tanpa alas kaki bisa memberikan berbagai manfaat seperti meningkatkan kelincahan.
“Latihan tanpa alas kaki dapat meningkatkan kelincahan, stabilitas pergelangan kaki, serta posisi sendi jika dilakukan dengan benar,” kata Dave Mace.
Stabilitas bisa lebih baik saat olahraga tanpa alas kaki karena jari-jari bisa lebih terbuka dan menambah luas pertahanan untuk bersentuhan dengan lantai atau tanah.
“Ketika Anda berolahara tanpa sepatu, jari-jari kaki bisa terbuka dan menambah luas kontak dengan tanah. Ini menciptakan stabilitas yang lebih baik,” tutur pelatih kebugaran dan pendiri Wellness+ Studio, Eva Pena.
“Otak akan memberi instruksi bagaimana menapak dengan benar,” tambahnya.
Meskipun terdapat berbagai manfaat, olahraga tanpa alas kaki juga terdapat banyak hal yang harus diperhatikan. Mulai dari permukaan tempat berolahraga harus dipastikan rata, bersih, dan aman agar tidak melukai kaki.
“Kalau permukaannya tidak rata atau kotor, Anda harus berhati-hati,” ujar Pena.
Jenis olahraga yang dilakukan juga dipertimbangkan, apakah baik dilakukan tanpa alas kaki atau tidak. Kemudian, bagi orang yang belum terbiasa berolahraga tanpa alas kaki sebaiknya dimulai dengan perlahan.
BACA JUGA:
Bagi pemula, Dave Mace menyarankan untuk mulai berjalan dahulu tanpa alas kaki dalam beberapa menit setiap hari. Disarankan juga untuk menggunakan sepatu minimalist dahulu sebelum akhirnya memutuskan olahraga tanpa alas kaki.
“Cobalah berjalan tanpa alas kaki lima menit sehari di rumah. Beberapa orang merasa transisi dengan sepatu minimalist membantu mempersiapkan tubuh,” pungkas Dave Mace.