YOGYAKARTA - Bercak darah atau flek yang muncul di awal kehamilan sering kali membingungkan dan menimbulkan pertanyaan. Lantas, kapan bercak darah tanda hamil muncul?
Kemudian bagaimana cara membedakan bercak kehamilan dengan menstruasi biasa? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang waktu munculnya bercak darah tanda hamil, perbedaan dengan menstruasi, serta hal-hal lain yang perlu Anda ketahui.
Kapan Bercak Darah Tanda Hamil Muncul?
Dilansir dari laman clevelandclinic, perdarahan implantasi atau bercak tanda kehamilan adalah perdarahan yang sangat ringan (juga disebut bercak) yang terjadi ketika sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim Anda.
Perdarahan implantasi adalah salah satu proses pertama yang terjadi dalam kehamilan, dengan waktu pastinya bervariasi, tetapi sebagian besar perdarahan implantasi terjadi sekitar 10 hingga 14 hari setelah ovulasi.
Kemudian dalam kebanyakan kasus, orang belum melakukan tes kehamilan dan belum terlambat datang bulan.
Karena perdarahan implantasi dapat terjadi mendekati waktu ketika Anda memperkirakan akan mendapatkan menstruasi, mudah untuk salah mengira perdarahan implantasi sebagai menstruasi Anda.
Sekitar 1 dari 4 wanita hamil akan mengalami perdarahan implantasi. Gejala ini adalah bagian normal dari kehamilan dan biasanya bukan penyebab kekhawatiran.
Perdarahan implantasi biasanya berwarna merah muda atau coklat. Biasanya, Anda akan melihatnya sebagai bercak di pakaian dalam Anda atau di kertas toilet saat Anda menyeka.
BACA JUGA:
Baca juga artikel yang membahas Cara Memperbaiki Kualitas Sperma Agar Cepat Hamil dengan Melakukan Kebiasaan Ini
Beberapa orang akan mengalami perdarahan implantasi selama beberapa hari sementara yang lain mungkin hanya melihat perdarahan implantasi sekali saja.
Beberapa Pertanyaan Terkait Bercak Darah Kehamilan
-
Mengapa pendarahan implantasi terjadi?
Implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim Anda.
Perlu diketahui, lapisan rahim Anda tebal dan dipenuhi pembuluh darah. Ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim, ia dapat mengganggu pembuluh darah ini dan menyebabkan pendarahan.
-
Apakah pendarahan implantasi selalu berarti Anda hamil?
Tidak selalu. Ada lebih banyak hal yang perlu terjadi untuk menghasilkan kehamilan yang sehat. Bahkan jika sel telur yang telah dibuahi berimplantasi, hal itu dapat mengakibatkan keguguran.
-
Bagaimana Anda bisa mengetahui apakah itu pendarahan implantasi?
Pendarahan implantasi bisa menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Gejala utama pendarahan implantasi adalah pendarahan ringan atau bercak yang berlangsung satu atau dua hari.
Anda mungkin perlu menggunakan pembalut tipis untuk menampung darah, tetapi pendarahan seharusnya tidak sampai membasahi beberapa pembalut atau mengeluarkan gumpalan.
Selain itu, Anda mungkin akan mengalami kram namun akan sangat ringan atau lembut dan terasa kurang intens daripada kram menstruasi. Terkadang, pendarahan implantasi juga disertai dengan gejala awal kehamilan lainnya seperti:
- Sakit kepala.
- Payudara sakit.
- Kembung.
- Mual.
- Merasa lelah.
Seperti apa pendarahan implantasi itu?
Pendarahan implantasi memiliki beberapa ciri, sebagai berikut:
- Berwarna cokelat, cokelat tua, atau merah muda.
- Alirannya ringan atau berupa bercak. Seharusnya tidak membasahi pembalut.
- Pendarahan implantasi lebih mirip aliran keputihan biasa daripada aliran menstruasi Anda. Jika darah Anda berwarna merah terang atau merah gelap, deras atau mengandung gumpalan, biasanya itu bukan pendarahan implantasi.
Selain kapan bercak darah tanda hamil muncul, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!