Bagikan:

YOGYAKARTA – Olahraga pasca operasi usus buntu bisa mempercepat waktu pemulihan. Meski begitu, durasi dan itensitas olahraga setelah olahraga tidak bisa disamakan seperti yang biasa Anda lakukan sebelumnya.

Perlu diketahui, proses pemulihan tubuh pasca operasi usus buntu  biasanya memakan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 2-6 minggu, tergantung dari jenis operasi yang Anda jalani.

Jika usus buntu diangkat lewat laparoskopi, waktu pemulihannya bisa lebih cepat ketimbang lewat operasi pembedahan. Umumnya, pasien sudah boleh kembali beraktivitas setelah 1-2 minggu setelah laparoskopi dilakukan. Sedangkan, jika menjalani operasi terbuka, butuh waktu sekitar 6 minggu hingga pasien benar-benar pulih.

Nah, Selama masa pemulihan, pasien disarankan melakukan olahraga ringan, karena dapat mencegah kekakuan otot, mempercepat waktu pemulihan, mencegah komplikasi, serta meningkatkan fungsi tubuh.

Meski begitu, Anda harus menghindari aktivitas berat seperti latihan angkat beban selama fase pemulihan. Anda juga harus memastikan bahwa luka operasi sudah benar-benar sembuh dan tidak ada keluhan pasca perasi.

Olahraga Pasca Operasi Usus Buntu

Disadur dari laman resminya, dr Sunil Tibrewal menyarankan untuk memulai olahrahga ringan agar dapat meningkatkan fungsi tubuh setelah operasi usus buntu.

Berikut beberapa latihan yang bisa Anda lakukan di rumah untuk selama masa pemulihan:

  1. Latihan pernapasan dalam

Latihan pernapasan dalam adalah bernapas secara perlahan menggunakan diafragma, sehingga memungkinkan abdomen terangkat perlahan dan dada mengembang penuh.

Jika dilakukan secara rutin, latihan pernapasan dalam dapat mempermudah proses pertukaran gas, meningkatkan kadar oksigen, dan membersihkan paru.

Jika Anda ingin melakukan latihan pernapasan dalam, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Awali dengan posisi tubuh berbaring dan kedua lutut ditekuk
  • Letakkan salah satu tangan di dada bagian atas dan tangan lainnya di perut bagian atas
  • Tarik napas secara perlahan sambil mempertahankan posisi tangan dan raksakan perut seperti mendorong tangan
  • Buang napas secara perlahan sembari mengencangkan otot perut
  • Lakukan selama 5-10 menit dan ulangi 3 kali

Latihan pernapasan dalam membantu mencegah penyumbatan paru-paru dan meningkatkan fungsi saluran pernapasan.

  1. Knee Bends

Knee bends juga termasuk latihan fisik ringan yang dapat dilakukan selama fase pemulihan pasca operasi usus buntu.

Berikut langkah-langkah melakukan latihan knee bends:

  • Berbaring telentang, tekuk lutut dan telapak kaki rata di lantai.
  • Angkat satu kaki secara perlahan dari lantai beberapa inci sambil menjaga lutut tetap sedikit ditekuk.
  • Turunkan kembali kaki Anda ke bawah.
  • Bergantian di antara kedua kaki.

Latihan ini membantu meningkatkan sirkulasi dan melatih otot perut Anda dengan lembut.

  1. Shoulder Circles

Shoulder circles merupakan latihan fisik ringan yang dilakukan dengan cara memutar bahu secara bersamaan ke depan dan belakang.

Berikut panduan melakukan shoulder circles setelah menjalani prosedur operasi usus buntu:

  • Duduk atau berdiri dengan nyaman dengan lengan rileks di samping tubuh.
  • Angkat bahu secara perlahan ke arah telinga, lalu putar ke belakang dengan gerakan melingkar. Ulangi dengan arah yang berlawanan.

Latihan ini membantu meringankan ketidaknyamanan bahu yang disebabkan oleh penumpukan gas selama operasi laparoskopi.

  1. Seated Marching

Selama fase pemulihan usus buntu, latihan ini bermanfaat untuk membantu menaiki tangga, bangkit dari kursi, dan melakukan aktivitas sehari-hari lainnya.

Berikut cara melakukan seated marching:

  • Duduk tegak di kursi dan jaga agar kaki tetap rata di lantai
  • Angkat satu lutut ke arah dada lalu turunkan kembali.
  • Bergantian di antara kedua kaki, seolah-olah sedang berbaris sambil duduk.

Demikian informasi tentang olahraga pasca operasi usus buntu. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+