5 Minuman dengan Kandungan Protein Lebih Tinggi dari Telur

JAKARTA - Protein adalah salah satu zat gizi makro yang paling sering dibahas, dan itu bukan tanpa alasan. Protein berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari membentuk dan memperbaiki sel, mendukung kekuatan otot, membantu pembekuan darah, hingga menjaga sistem imun.

Menurut Dietary Guidelines for Americans, kebutuhan protein harian berkisar antara 46 hingga 56 gram, tergantung usia dan jenis kelamin. Faktor lain seperti aktivitas fisik dan kondisi kesehatan juga dapat memengaruhi kebutuhan protein individu.

Meskipun makanan seperti ayam, ikan, tahu, atau yogurt dikenal tinggi protein, ternyata ada beberapa minuman bergizi yang juga bisa membantu memenuhi kebutuhan harian. Umumnya, telur dijadikan patokan karena satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein.

Maka dari itu, berikut 5 minuman yang kandungan proteinnya bahkan lebih tinggi daripada telur, seperti dilansir dari laman Eating Well.

1. Susu Sapi

Satu cangkir susu sapi mengandung sekitar 8 gram protein. Selain itu, susu sapi merupakan sumber kalsium yang baik dan beberapa merek juga menambahkan vitamin D. Kombinasi kalsium dan vitamin D ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang.

“Minum susu setiap hari bisa membantu memperkuat tulang dan menjaga hidrasi tubuh,” ujar Novella Lui, RD.

2. Susu Kedelai

Alternatif nabati ini memiliki sekitar 6,3 gram protein per cangkir, lebih tinggi dari telur. Susu kedelai yang difortifikasi juga mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin A yang setara dengan susu sapi. Hal ini menjadikan susu kedelai sebagai pilihan ideal bagi vegetarian, vegan, maupun mereka yang intoleran terhadap laktosa.

“Susu kedelai bisa jadi minuman tinggi protein yang ramah bagi penderita alergi susu sapi,” jelas Lui.

3. Susu Kefir

Kefir adalah minuman fermentasi yang terbuat dari butiran kefir, mengandung sekitar 8,8 gram protein per cangkir. Selain tinggi protein, kefir juga kaya probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan, imunitas, dan kesehatan jantung.

“Kefir menawarkan lebih dari 60 jenis bakteri dan ragi, menjadikannya lebih beragam secara mikrobiologis dibanding yogurt,” kata Lui.

4. Kaldu Tulang

Meski terkesan seperti tren baru, kaldu tulang sudah lama menjadi bagian dari budaya kuliner Asia seperti Tiongkok, Korea, dan Vietnam. Misalnya, kaldu tulang ayam kalengan mengandung sekitar 9 gram protein per cangkir. Bisa digunakan sebagai dasar sup atau untuk menambah rasa pada hidangan nasi dan biji-bijian.

“Kaldu tulang bukan hanya menambah rasa, tapi juga asupan protein harian,” tambah Lui.

5. Smoothies Tinggi Protein

Smoothies berbahan dasar yogurt, susu, atau bubuk protein bisa memberikan asupan protein yang tinggi dalam bentuk minuman. Kandungan proteinnya bisa mencapai 15–30 gram per sajian, tergantung bahan yang digunakan.

“Smoothies adalah cara mudah untuk menikmati protein dalam bentuk praktis dan lezat." ujar Lui.Susu