JAKARTA – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam kondisi memprihatinkan. Sebanyak 15 pelat besi tangga JPO dilaporkan hilang, sehingga membahayakan para pengguna yang melintas.
Seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi, Nurhayati (59), mengaku sempat terpeleset saat hendak naik ke JPO tersebut pada Jumat (11/4). Ia tidak menyadari adanya lubang di anak tangga karena pelat besi yang seharusnya menutupinya telah hilang.
"Pas mau naik, saya nggak sadar kalau ada tangga yang bolong. Kaki saya masuk ke lubangnya. Untungnya, alhamdulillah saya nggak luka," ujar Nurhayati, Senin (14/4).
Menurutnya, kejadian hilangnya pelat besi di JPO tersebut bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut pencurian semacam ini telah terjadi tiga kali, termasuk saat bulan puasa lalu.
"Udah tiga kali hilang. Terakhir itu pas bulan puasa kemarin. Saya jualan di sini 24 jam gantian sama suami, tapi yang terakhir itu hilangnya sekitar jam tiga pagi, jadi nggak ketahuan," ungkapnya.
SEE ALSO:
Nurhayati juga sempat menceritakan kejadian pencurian pelat besi beberapa tahun lalu yang sempat dipergoki suaminya. Pelaku bahkan membawa kabur pelat besi menggunakan bajaj.
"Waktu itu, pelat bagian atas diambil. Suami saya lihat sendiri, malingnya bawa dua lembar pakai bajaj, satu lagi nggak sempat dibawa," tambahnya.
Pantauan di lokasi pada pukul 10.00 WIB menunjukkan bahwa 15 pelat besi tangga di sisi Jalan Daan Mogot arah Grogol Petamburan telah hilang. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama karena area tersebut minim penerangan. Beberapa pelat yang belum sempat dibawa kabur juga terlihat sudah tidak memiliki baut pengait.
Menanggapi situasi tersebut, sekitar pukul 11.00 WIB, belasan petugas dari Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat mulai melakukan perbaikan dengan menambal bagian tangga yang bolong.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)